Indomaret dan Alfamart Bersaing Tapi Selalu Berdekatan, Cek 4 Faktanya

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 455 2488679 indomaret-dan-alfamart-bersaing-tapi-selalu-berdekatan-cek-4-faktanya-2u4HOp2eCG.jpg Indomaret dan Alfamart (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gerai ritel minimarket Indomaret dan Alfamart hampir selalu terlihat berdekatan. Ketika terlihat gerai Indomaret di suatu tempat, pasti tak jauh akan tampak pula minimarket pesaingnya, Alfamart. Begitu pula sebaliknya.

Akhirnya, alasan dekatnya lokasi dua gerai ritel milik miliarder Indonesia ini terungkap lewat keterangan Pakar Marketing dan Managing Partner Inventure, Yuswohady.

Berikut empat fakta menarik alasan gerai Indomaret dan Alfamart selalu berdekatan, dirangkum Okezone pada Selasa (19/10/2021):

1. Tak Cuma Gerai, Keduanya Juga Berdiri di Waktu Berdekatan

Rupanya, kedua gerai yang bersaing ini resmi pertama kali dibentuk pada waktu yang cukup dekat.

Baca Juga: Akhirnya Terungkap! Ini Alasan Kenapa Indomaret dan Alfamart Selalu Berdekatan

Pasalnya, Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama (bagian dari usaha Salim Group) ini berdiri pada 1988, sedangkan Alfamart yang dikelola PT Sumber Alfaria Trijaya didirikan oleh Djoko Susanto pada 1989.

2. Listing di Bursa Efek

Di pasar modal, Indomarco memiliki asosiasi emiten PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2000.

Sementara itu, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) listing pada 2009.

3. Keduanya "Nempel" Demi Bentuk Pasar

Kendati bersaing di lokasi yang berdekatan, baik Alfamart maupun Indomaret ternyata melahirkan permintaan/demand pasar yang cukup signifikan.

Baca Juga: 1.500 Toko Ritel Tutup, Aprindo Soroti Kelas Menengah Tahan Belanja

"Lokasi itu penting dan kritikal bagi keduanya. Nah, untuk bisa menemukan tempat yang sudah terjadi/terbentuk demand, maka itu bukanlah sesuatu yang mudah," ungkap Siwo, panggilan akrab Yuswohady, saat dihubungi MNC Portal, Jakarta, Senin (18/10/2021). Strategi berdekatan, menurut Siwo, bertujuan untuk membangun pasar yang luas mengingat perilaku konsumen yang dinamis dalam industri ritel.

Siwo melihat, persaingan keduanya yang berdekatan di suatu lokasi bakal menguatkan pasar itu sendiri, sejalan dengan terbentuknya kompetisi bisnis yang sehat. Terlebih, sebagai sesama bisnis ritel, Indomaret dan Alfamart menjual barang yang hampir sama. Siwo mengatakan, monopoli hanya akan mematikan demand di pasar keduanya.

"Jadi, persaingan itu justru membentuk dan meningkatkan permintaan, menguatkan pasar. Kalau dia main sendiri, pasarnya itu gak besar-besar. Market akan besar jika dinamis, bagusnya persaingan itu membawa konsumen untuk beli, kalau monopoli justru mematikan demand," katanya.

4. Salah Kaprah Soal Pengunjung Indomaret dan Alfamart

Selain mengungkap hasil analisanya bahwa konsep berdekatan Indomaret dan Alfamart justru merupakan strategi kooperatif perusahaan, Siwo juga meluruskan salah kaprah soal pengunjung gerai keduanya.

Dia mengungkap stigma yang menyebut pengunjung yang sudah pergi ke Indomaret tak akan mengunjungi Alfamart. "Ada anggapan yang mengatakan bahwa orang ketika sudah pergi ke Indomaret, maka tidak akan mengunjungi Alfamart. Kenyataannya tidak begitu," jelas Siwo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini