Ada Temuan Kecurangan SKD, Jadwal Tes SKB CPNS Mundur?

Dita Angga R, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 320 2491377 ada-temuan-kecurangan-skd-jadwal-tes-skb-cpns-mundur-aaH4CN4ZEU.jpg Ditemukan Kecurangan pada Tes SKD CPNS. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Temuan indikasi kecurangan pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 tidak mengganggu tahapan seleksi selanjutnya.

Kepala Biro (Karo) Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama mengatakan, saat ini BKN bersama Panselnas akan tetap fokus untuk menyiapkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan digelar pertengahan November mendatang.

Baca Juga: Ada Kecurangan Tes CPNS, BKN Turunkan Tim Tanggap Insiden Siber

“Adapun proses penyelesaian upaya indikasi kecurangan ini tidak akan menghambat tahapan seleksi berikutnya. BKN bersama Panselnas tetap fokus pada persiapan jelang Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai Surat Kepala BKN 13515/B-KS.04.01/SD/K/2021 tanggal 19 Oktober 2021 tentang Jadwal Lanjutan Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK non-Guru Tahun 2021,” katanya, Senin (25/10/2021).

Satya mengatakan bahwa BKN menyayangkan adanya indikasi kecurangan dalam seleksi CASN 2021 di Tilok Mandiri Instansi Pemerintah Kabupaten Buol. Satya mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim untuk menindaklanjuti adanya hal tersebut. Dimana dalam hal ini BKN berkolaborasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta didukung penuh oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) pengadaan CASN Tahun 2021 untuk melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut.

Baca Juga: Edan! Modus Kecurangan SKD CPNS, Oknum Rusak Sistem SSCASN Pakai Cara Ini

“Dari hasil penyelidikan tersebut, BKN bersama BSSN menemukan adanya indikasi kecurangan pada pelaksanaan SKD CASN di Tilok Mandiri Instansi Pemerintah Kabupaten Buol yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak sistem seleksi CASN Nasional dengan modus remote access,” paparnya.

Dari hasil penyelidikan didapatkan beberapa bukti dukung indikasi kecurangan. Diantaranya pengaduan masyarakat atas dugaan kecurangan, hasil audit trail aplikasi CAT BKN terhadap aktivitas peserta seleksi selama pelaksanaan seleksi, dan Laporan kegiatan forensik digital pada perangkat yang digunakan.

Kemudian adanya laporan penyelidikan internal oleh Instansi Pemerintah Kabupaten Buol. Lalu hsil pemeriksaan terhadap petugas pelaksanaan seleksi baik dari BKN maupun Instansi Pemerintah Kabupaten Buol dan Rekaman Kamera Pengawas (CCTV).

Satya juga memastikan BKN akan mendiskualifikasi dan memproses hukum oknum-oknum yang terlibat dalam kecurangan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“BKN bersama Panselnas akan menjatuhkan sanksi berupa diskualifikasi kepada peserta yang terbukti curang dan bagi oknum yang terlibat akan diproses sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini