Apa Bedanya dengan Reseller?
Berbeda dengan dropshipper, menjadi reseller berarti harus siap menyediakan tempat untuk stok barang. Alur penjualan seorang reseller yaitu membeli stok dalam jumlah besar kepada supplier, menyetok dan menentukan harga, membuat promosi, lalu menunggu pembeli datang. Seorang reseller juga harus siap mengemasi barang untuk dikirimkan.
Jika dilihat secara sekilas, menjadi reseller terlihat lebih ribet daripada menjadi dropshipper. Risiko kerugian yang dihadapi oleh seorang reseller pun lebih besar karena harus menyimpan stok barang. Namun, dengan begitu keuntungan yang didapatkan akan lebih besar karena pembelian dalam jumlah besar akan membuat harga barang jadi lebih murah.
(Feby Novalius)