Share

Foxconn Investasi, RI Jadi Pemain Mobil Listrik di Dunia

Rina Anggraeni, Sindonews · Kamis 04 November 2021 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 320 2496834 foxconn-investasi-ri-jadi-pemain-mobil-listrik-di-dunia-velaXBeleZ.jpg Bahlil soal Investasi Foxconn (Foto: Setkab)

JAKARTA - Kementerian Investasi/BKPM akan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Foxconn terkait rencana investasinya di Indonesia.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Menteri Investasi/Kepala BKPM ke Taiwan minggu lalu.

“Insha Allah Foxconn berminat masuk Indonesia. Saya belum bisa detail untuk jumlah dan kapan investasinya mulai. Kita sudah tanda tangan kesepakatannya tetapi belum dalam bentuk MoU. Yakin mereka masuk, tapi kami belum bisa umumkan secara detail. Mudah-mudahan tahun ini,” ungkap Bahlil di Jakarta, Kamis (4/11/2021).

 

Baca Juga: Temui Bos Foxconn, Menteri Bahlil Pastikan Realisasi Investasi Baterai dan Kendaraan Listrik

Bahlil menyampaikan bahwa Presiden RI telah memberikan perintah khusus kepada Kementerian Investasi/BKPM untuk menarik investasi Foxconn masuk ke Indonesia.

Investasi perusahaan manufaktur komponen dan produk elektronik asal Taiwan ini nantinya akan masuk dalam beberapa bagian, antara lain produksi baterai listrik, mobil dan motor listrik, serta suku cadang peralatan komunikasi.

Investasi Foxconn di Indonesia tersebut nantinya akan melibatkan pengusaha nasional dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Foxconn tidak hanya membangun industri mobil listrik saja di Indonesia, akan tetapi juga membangun industri komponen dan bahan baku yang akan digunakan.

“Ini akan punya nilai tambah yang luar biasa, dan harganya akan sangat kompetitif,” kata Bahlil.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Indonesia memiliki peluang yang cukup besar untuk menjadi pemain utama industri mobil listrik di dunia. Bahlil juga menyampaikan bahwa akan ada investasi kendaraan listrik lain yang masuk ke Indonesia.

“Kemarin saya baru pulang dari Jerman, bicara dengan Volkswagen dan BASF, mereka confirm masuk ke Indonesia dan menjadi bagian rantai pasok untuk baterai mobil listrik. Mereka masuk pada bagian rantai pasok hilir, bukan hulunya," katanya.

Bahlil menjelaskan, satu visi besar Presiden RI Joko Widodo saat ini yaitu mewujudkan transformasi ekonomi dengan adanya penciptaan nilai tambah melalui hilirisasi industri.

Bahwa industri yang didorong yaitu industri ramah lingkungan dan yang memberikan kontribusi Indonesia kepada dunia, salah satunya hilirisasi industri kendaraan listrik.

“Target Indonesia adalah menjadi salah satu negara pemain mobil listrik di dunia,” ujar Bahlil.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini