Ingin Industri Naik Kelas, Presiden Jokowi: Digitalisasi Menjanjikan

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Rabu 10 November 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 320 2499772 ingin-industri-naik-kelas-presiden-jokowi-digitalisasi-menjanjikan-w09MNAdwUR.jpg Presiden Jokowi ungkap kunci industri naik kelas (Foto: Setpres)

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo menekankan pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan menjadi kunci agar industri dalam negeri dapat naik kelas dan berdaya saing.

"Pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan menjadi kunci, memberikan manfaat bagi industri dalam negeri, menciptakan akses dan kesempatan yang luas secara berkeadilan khususnya IKM untuk melakukan percepatan transformasi 4.0 sehingga naik kelas semakin maju dan berdaya saing," kata Presiden RI, Selasa (10/11/2021).

Baca Juga: Menperin: Kontribusi Investor Asing di Sektor Industri Tembus Rp173,8 Triliun

Oleh karena itu, Jokowi menegaskan, lahirnya inovasi untuk meningkatkan produktivitas di seluruh rantai nilai global harus terus didorong.

Namun, tak hanya itu, mendorong kerja sama untuk menjawab tantangan dan mengambil peluang industri 4.0, membangun platform knowledge sharing bagi negara berkembang untuk belajar dari kawasan yang lebih maju juga diperlukan agar industri secara global menjadi semakin cerdas, terhubung, dan terdigitalisasi.

Baca Juga: Menko Airlangga : Visi Bersama dan Semangat Kolaborasi Kunci Utama Kebangkitan Industri Asia Pasifik

"Digitalisasi industri memang menjanjikan. Meningkatkan produktivitas, efisiensi dan nilai tambah yang memberikan peluang untuk berkembang bahkan melompat," katanya.

"Namun harus disadari, transformasi digital juga bisa menghadirkan digital paradox. Memunculkan tantangan inklusi sosial, aksesibilitas, dan keberlanjutan, memperbesar kesenjangan khususnya di negara-negara berkembang," sambung Presiden RI.

Karena itu, Jokowi bilang, transformasi digital harus mendukung pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan dengan memperbesar partisipasi UMKM dalam global value change, memperkuat SDM Industri Kecil dan Menengah (IKM), mendorong berjalannya ekonomi sirkular, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Regional Conference on Industrial Development (RCID) ke-2 saya nyatakan dibuka," ucap Jokowi.

Sebagai informasi, RCID merupakan konferensi tingkat menteri yang menjadi kolaborasi antara negara-negara anggota UNIDO di kawasan Asia Pasifik yang saat ini beranggotakan 28 negara, ini menjadi forum regional untuk membahas isu-isu pembangunan industri.

Dalam forum kedua ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama UNIDO akan mengambil tema 'Akselerasi Industri 4.0 untuk Industrialisasi yang Inklusif dan Berkelanjutan'. Adapun pada forum RCID yang kedua ini, para negara anggota akan bertukar pikiran, pandangan, kebijakan, pengetahuan, dan gagasan dalam pembangunan industri di negara masing-masing.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini