Presidensi G20 Bakal Sumbang Rp7,6 Triliun untuk Ekonomi RI

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 320 2500205 presidensi-g20-bakal-sumbang-rp7-6-triliun-untuk-ekonomi-ri-1qkBgsJ8DJ.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani mengungkapkan langkah yang dilakukan G20 saat dalam menangani krisis keuangan tahun 2008-2009, menerapkan regulasi makro ekonomi dan regulasi makro Prudensial.

Dia menjelaskan krisis keuangan global sumber krisisnya ada di sektor keuangan khususnya perbankan.

"Jadi, G20 telah memantapkan dirinya sebagai tidak hanya sebagai forum yang sangat penting tetapi G20 sebenarnya menciptakan banyak keputusan yang sangat penting. Langkah itu dan juga mempengaruhi ekonomi global secara signifikan,” ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (11/11/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut G20 Punya Peran Penting Atur Ekonomi Dunia

Menurut dia, penyelenggaraan kegiatan G20 di banyak kota Indonesia diperkirakan akan menberikan kontribusi untuk konsumsi domestik sebesar USD 119,2 juta atau setara Rp 1,7 triliun (asumsi kurs Rp 14.300 per dolar AS).

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi Tak Merata, Ini Sederet Tantangan Baru yang Dihadapi Negara G20

"Juga menghasilkan USDS533 juta (setara Rp7,6 triliun) di PDB Indonesia, sehingga ada implikasi nyata dari kegiatan tersebut," ujarnya.

Dia menambahkan G20 juga memainkan peran yang sangat penting dalam memperkuat sistem regulasi Keuangan Internasional, termasuk koordinasi yang lebih baik antar negara.

"Forum G20 memungkinkan para pemimpin dunia dapat bekerja sama untuk membahas terkait perekonomian, terutama dengan tujuan bersama untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi global untuk saling mendukung reformasi dalam sistem Keuangan Global dan juga mengatasi masalah yang sangat kritis misalnya, dalam menghadapi covid-19 dan tantangan perubahan iklim," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini