Share

Tommy Soeharto Melawan! Ini Langkah Satgas BLBI

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 320 2500914 tommy-soeharto-melawan-ini-langkah-satgas-blbi-ywqWScuzCZ.jpg Kementerian Keuangan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan belum mendapatkan informasi langkah hukum yang diambil Hutomo Mandala Putra, alias Tommy Soeharto soal penyitaan aset miliknya yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Direktur Hukum dan Humas Ditjen Kekayanan Negara (DJKN), Tri Wahyuningsih Retno Mulyani, Kemenkeu mengatakan belum mengetahui langkah hukum apa yang akan diambil oleh Tommy.

"Untuk terkait pernyataan Pak Tommy di media massa akan ambil langkah hukum sampai saat ini kami dari Kementerian Keuangan dan Satuan Tugas dari PUPN (panitia urusan utang negara) atau KPKNL (kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang), yang urus utang Pak Tommy sampai saat ini belum ada informasi apa langkah hukum yang beliau akan laksanakan, mungkin kita akan sama-sama lihat apa langkah hukum yang beliau laksanakan," kata Tri dalam video virtual, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga: Asetnya Disita, Tommy Soeharto: Nanti Ada Langkah Hukum!

Dirinya pun lebih menunggu untuk melihat seperti apa langkah hukum yang akan ditempuh oleh Tommy Soeharto.

"Sampai dengan saat ini belum ada informasi terkait apa langkah hukum yang beliau akan laksanakan. Mungkin kita sama-sama nanti kita lihat apa yang beliau akan laksanakan," imbuhnya.

Dia menambahkan pihaknya fokus menyelesaikan beberapa piutang dari debitur dan kreditur mengenai utang BLBI. Adapun, penagihan ini berdasarkan susunan kelompok kerja yang dibuat Kementerian Keuangan.

"Yang sementara kami sampaikan apa yang sudah teman-teman media lihat. Yang belum terlihat belum bisa kami sampaikan karena sedang kami laksanakan. nanti kalau udah saatnya akan disampaikan oleh ketua satgas ke media," tandasnya.

Baca Juga: Mahfud Ancam Sita Aset Obligor dan Debitur BLBI yang Belum Lunasi Utang

Sementara itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini terus memproses obligor/debitur BLBI seperti Siti Hardijanti Rukmana atau yang akrab disapa mbak Tutut . Adapun, dalam daftar Satgas BLBI terungkap dari dokumen penanganan hak tagih negara dana BLBI tertanggal 15 April 2021 haerus disita

" Pada saatnya nanti Ketua Satgas pasti akan update kepada media (mengenai) apa-apa yang sudah dilaksanakan oleh Satgas," katanya.

Kata dia, asetnya mulai disita oleh negara adalah milik Tommy Soeharto, lalu Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie dkk, serta sejumlah pengutang lainnya.

"Jadi untuk Satgas BLBI ini kan kita dibagi per-Pokja, terus kemudian kita juga ada pelaksana lain, ada khusus tanah dan sebagainya. Jadi kita bergerak secara bersama-sama untuk melihat berkas, untuk melihat permasalahan, untuk ke lapangan juga, untuk mengeksekusi dan memproses," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Subdirektorat Piutang Negara II Sumarsono mengatakan targetnya untuk menyita aset dari kreditye dan debitur BLBI harua cepat selesai.

"Kapan target? Kami inginnya kalau bisa sekali pukul selesai, tapi berkas kami beraneka ragam karakteristik bentuk dan debiturnya sehingga pimpinan saat ini menargetkan setiap tahun harus bisa selesiakan 20%," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini