Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Airlangga Tawarkan Beragam Insentif Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus

Antara , Jurnalis-Jum'at, 12 November 2021 |18:42 WIB
Menko Airlangga Tawarkan Beragam Insentif Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para calon investor untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Hal ini disampaikan pada Forum Bisnis Expo Dubai 2020.

“Saya akan menyambut kehadiran Anda semua di Indonesia, segera bergabung dan jalankan usaha anda di Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia,” kata Menko Airlangga Hartarto dikutip Antara di Jakarta, Jumat (12/11/2021).

Menko Airlangga menuturkan KEK di Indonesia menawarkan berbagai fasilitas bagi penanaman modal, berupa insentif fiskal seperti tax holiday dan tax allowance, serta insentif nonfiskal seperti layanan one-stop services menggunakan Online Single Submission (OSS) untuk perijinan dan pendaftaran usaha, peraturan keimigrasian, ketenagakerjaan, dan pengelolaan lahan.

Baca Juga: Menko Airlangga: 8 Unicorn dan 1 Decacorn Harus Bisa Berintegrasi

Hingga tahun 2021, telah ditetapkan 19 KEK di seluruh Indonesia, yang bergerak di sektor industri manufaktur, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

“Lebih dari itu, KEK secara otomatis juga akan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), karenanya akan masuk sebagai prioritas untuk dikembangkan,” ujar Menko Airlangga.

KEK yang berfokus pada industri manufaktur antara lain terdapat di Sei Mangkei, Gresik, Kendal, Palu, Arun Lhokseumawe, Galang Batang, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Tanjung Api-Api, Bitung, dan Sorong.

Baca Juga: Berpihak pada UMKM, Menko Airlangga: Selalu Jadi Buffer Berbagai Krisis Ekonomi

Sementara itu KEK pariwisata di antaranya adalah Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Morotai, Likupang, LIDO, dan Mandalika.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement