Serikat Karyawan: Garuda Indonesia Akan Jadi Indosat Jilid Dua

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Sabtu 13 November 2021 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 13 320 2501117 serikat-karyawan-garuda-indonesia-akan-jadi-indosat-jilid-dua-d6yruJ5kjT.jpg Serikat Karyawan Garuda Indonesia tidak setuju dengan opsi penyelamatan Garuda (Foto: Okezone)

JAKARTA – Garuda Indonesia memiliki beberapa opsi restrukturisasi utang senilai USD9,8 miliar atau setara Rp139 triliun. Salah satunya opsi pengurangan saham pemerintah (dilusi) di PT Garuda Indonesia Tbk.

Baca Juga: Restrukturisasi Utang Beres, Garuda Indonesia Baru Bisa Masuk Holding Aviasi

Opsi tersebut sebelumnya disampaikan Wakil Menteri BUMN II kartika wirjoatmodjo saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI. Ketua Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) Tomy Tampatty mengkhawatirkan Garuda bernasib sama dengan Indosat. Di mana, dominasi kepemilikan saham berada di tangan pihak asing.

"Garuda Indonesia bisa jadi seperti Indosat ke 2 yang lepas ke tangan Asing di waktu Putri Presiden Pertama RI Soekarno, Ibu Megawati menjabat Presiden RI dan kejadian Indosat menjadi catatan terburuk rakyat Indonesia," ungkap Tomy, Sabtu (13/11/2021).

Baca Juga: Karyawan Garuda Tolak Digantikan dengan Pelita Air

Saat ini, opsi dilusi baru bersifat opsional. Di mana, Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas baru meminta dukungan Komisi VI DPR, manakala opsi tersebut memungkinkan untuk dilakukan.

Tomy berharap, Komisi VI dan seluruh fraksi DPR menolak opsi tersebut karena akan menjadi catatan buruk bagi sejarah flag carrier Garuda Indonesia.

"Kami berharap Ketua DPR Ibu Puan Maharani dan seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat menolak permohonan restu tersebut karena jika DPR-RI menyetujui mayoritas saham Garuda milik pemerintah dijual kepada pihak swasta atau asing," katanya.

Saat ini, saham negara mencapai 60,5%, Trans Airways sebanyak 28,2%, sisanya milik publik sebesar 11,1%. Kartika mengakui, bila opsi dilusi ditempuh, maka pemerintah tak lagi menjadi pemegang saham mayoritas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini