Restrukturisasi Utang Beres, Garuda Indonesia Baru Bisa Masuk Holding Aviasi

Antara, Jurnalis · Jum'at 22 Oktober 2021 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 320 2490083 restrukturistasi-utang-beres-garuda-indonesia-baru-bisa-masuk-holding-aviasi-emkcHcXChx.png Garuda Indonesia Ditargerkan Masuk Holding Aviasi pada 2023. (Foto: Okezone.com/Garuda)

JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk ditargetkan masuk Holding BUMN PT Aviasi Pariwisata Indonesia/Aviata (Persero) pada 2023.

"Kami harapkan restrukturisasi Garuda akan cepat tuntas dan selesai, sehingga mereka akan masuk menjadi bagian Aviata ke depan," kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, dalam acara peluncuran logo baru Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan peringatan Hari Santri Nasional 2021, dikutip dari Antara, Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Baca Juga: Gugatan PKPU Ditolak, Garuda Indonesia Selamat dari Pailit

Dia mengatakan penggabungan pada holding pariwisata tersebut akan melalui tiga tahap di mana tahap pertama telah terselesaikan pada triwulan III-2021, tahap kedua pada triwulan IV-2021, dan tahap ketiga di 2023.

Tahap pertama telah berhasil menggabungkan PT Hotel Indonesia Natour (HIN), PT Sarinah (Persero), PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, dan PT Taman Wisata Candi (TWC).

Baca Juga: Dirut Garuda Dag Dig Dug Tunggu Sidang Putusan PKPU Hari Ini

Kemudian, sambung Kartika, proses inbreng PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) pada tahap kedua.

"ITDC akan menyusul pada triwulan IV-2021 pascaproses penyertaan modal negara (PMN) sebagai persero," ucap dia.

Selanjutnya, kata dia, barulah Garuda akan bergabung dengan Aviata pada tahap ketiga setelah proses restrukturisasi selesai

Saat dibentuk, Aviata digagas untuk bisa membangun peningkatan kontribusi sektor pariwisata, namun saat Covid-19 tugas holding BUMN tersebut diatur ulang agar bisa melakukan restrukturisasi pascapandemi.

Selain melakukan restrukturisasi, pria yang akrab dipanggil Tiko tersebut pun menjelaskan fokus Aviata saat ini yaitu turut menyelenggarakan kegiatan besar yang diharapkan bisa menjadi katalis untuk pemulihan sektor pariwisata Indonesia.

Salah satunya, yakni kegiatan World Superbike di Mandalika pada November 2021 yang akan menjadi awal pemulihan sektor pariwisata dan bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru pasca pandemi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini