Share

Hati-Hati! Ini 6 Kesalahan Pemula dalam Berinvestasi

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Sabtu 13 November 2021 18:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 13 622 2501156 hati-hati-ini-6-kesalahan-pemula-dalam-berinvestasi-mou6Kmg3yS.jpg Waspadai kesalahan dalam investasi yang sering dilakukan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Investasi menjadi kegiatan yang tengah digandrungi oleh masyarakat. Bagaimana tidak? Investasi dapat membuat uang bertumbuh sehingga hilal kekayaan kian terlihat.

Investasi bagi sebagian masyarakat adalah sebuah dunia baru. Oleh karena itu, banyak kesalahan yang dilakukan oleh para pemula. Agar Anda tidak jatuh ke dalam jurang yang sama, berikut daftar kesalahan tersebut beserta cara untuk menghindarinya dikutip dari realsimple.com pada Sabtu (13/11/2021).

Baca Juga: 10 Aplikasi Penghasil Uang Viral, Terbukti dan Cepat

1.Tidak berinvestasi sama sekali

Tidak memiliki investasi adalah kesalahan terbesar Anda. Oleh karena itu, mulailah sekarang juga. Tidak perlu berkonsultasi dengan ahli untuk memulai. Cobalah untuk mencari kursus online, buku, atau podcast tentang dasar berinvestasi sebagai gantinya.

2. Tidak tahu tujuan hidup

Tujuan hidup dapat membantu Anda untuk menemukan jawaban dari “sebenarnya uang itu untuk apa?”. Jika jawaban tersebut telah ditemukan, maka pertanyaan “apa gunanya berinvestasi?” pun akan segera terjawab.

Baca Juga:Sering Dilakukan, Ini 5 Kesalahan dalam Memilih Robot Trading

3. Memegang uang tunai terlalu banyak

Hati-hati, memegang uang tunai terlalu banyak dapat membuat pengeluaran Anda lebih tinggi. Perlahan, tinggalkan cara konservatif ini dan mulailah berinvestasi.

4. Menentukan waktu pasar

Terlalu lama memikirkan kapan harus terjun ke dunia investasi juga menjadi kesalahan umum pemula. Di dunia investasi, yang terpenting adalah berada di dalam pasar, bukan kapan harus berada di pasar. Berinvestasi secara konsisten dapat menjadi cara terbaik dan termudah bagi para pemula.

5. Tidak memiliki dana darurat

Meskipun begitu, Anda tetap harus menyediakan dana darurat jika sewaktu-waktu pasar berada di titik terendah. Dana darurat adalah dana yang tidak akan Anda investasikan karena digunakan untuk kebutuhan hidup selama 3-6 bulan.

6. Tidak berperan aktif dalam keuangan

Sudah punya gaji sendiri tetapi dikelola oleh orang lain? Mulai sekarang, coba untuk berperan aktif dalam keuangan Anda sendiri. Jika kondisi tersebut terjadi terus-menerus, bukan tidak mungkin Anda akan mengalami kepanikan finansial bahkan tidak tahu cara berinvestasi. Cek kondisi keuangan Anda setidaknya satu bulan sekali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini