Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalur Kereta Bogor-Cigombong Ditarget Rampung 2022

Michelle Natalia , Jurnalis-Minggu, 14 November 2021 |16:48 WIB
Jalur Kereta Bogor-Cigombong Ditarget Rampung 2022
Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan jalur ganda kereta api Bogor - Sukabumi.

Menhub mengatakan, pembangunan tahap 1 jalur ganda KA dari Bogor - Cigombong, ditargetkan selesai pada Maret 2022.

“Kami hadir di sini untuk memastikan pembangunan infrastruktur transportasi, tetap berjalan di tengah pandemi sebagaimana arahan dari Bapak Presiden Joko Widodo. Dengan selesainya proyek tahap 1 jalur ganda KA Bogor-Cigombong, diharapkan angkutan penumpang dan barang bisa lebih produktif,” kata Budi, Minggu (14/11/2021).

Baca Juga: Inka Garap Proyek Kereta di Malaysia

Dia mengungkapkan, revitalisasi dan pembangunan jalur ganda KA Bogor - Sukabumi sangat dibutuhkan masyarakat, mengingat tingkat kebutuhan mobilitas penumpang dan barang yang tinggi antar kedua kota tersebut.

Baca Juga: Lika-liku Kereta Cepat: dari Biaya Bengkak, Balik Modal 1 Abad Lebih hingga 111 Ton Besi Dicuri

Dengan adanya jalur ganda KA Bogor - Sukabumi nantinya, akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari yang tadinya 2 jam menjadi hanya 1 jam 20 menit saja. Kemudian, meningkatkan frekuensi KA penumpang dari 6 trip menjadi 12 trip dan frekuensi KA barang dari 2 trip menjadi 8 trip.

Meningkatkan jumlah rangkaian dari 6 menjadi 8 rangkaian. Serta, meningkatkan jumlah kapasitas penumpang dari 2844 orang/hari menjadi 5688 orang/hari dan kapasitas angkut barang dari 648 ton/hari menjadi 2592 ton/hari.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement