Share

Seleksi CPNS 2021 Dilaporkan ke Ombudsman, Tes Kemendikbud Paling Banyak Diadukan

Dita Angga R, Sindonews · Senin 15 November 2021 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 15 320 2502052 seleksi-cpns-2021-dilaporkan-ke-ombudsman-tes-kemendikbud-paling-banyak-diadukan-gtTd3RuSS6.jpg Ombudsman Terima Laporan Pengaduan CPNS 2021. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ombudsman mendapat ratusan laporan terkait pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Laporan ini masuk dalam posko pengaduan Seleksi CASN yang dibuka sejak Agustus 2021.

“Sampai saat ini, jumlah yang masuk ke kami terkait laporan pelaksanan CASN ada 273 laporan. Dengan rincian telah kami selesaikan 44%, proses 56%,” kata Plt Kepala Keasistenan Pemeriksaan VI Ombudsman RI, Ahmad Sobirin, dalam konferensi persnya, Senin (15/11/2021).

Baca Juga: Kian Ketat, 184 Peserta Seleksi CPNS KemenPANRB Ikuti Tes SKB

Dia mengatakanm, bahwa jumlah tersebut merupakan akumulasi laporan yang masuk di Ombudsman Pusat maupun di kantor perwakilan di daerah. Di mana di Ombudsman pusat menerima sebanyak 121 laporan. Sementara kantor perwakilan Ombudsman sebanyak 152 laporan.

Sobirin menyebut bahwa instansi yang paling banyak dilaporkan adalah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Jumlah laporannya mencapai 65.

Baca Juga: SKB CPNS Tahap I Diawasi Ketat, Yakin Bebas Calo?

“Laporan terbanyak adalah Kemendikbud terkait CASN PPPK Guru,” tuturnya.

Dia menyebutkan dari temuan Ombudsman disebutkan bahwa kebijakan Afirmasi bagi pelamar PPPK guru belum diterapkan secara maksimal. Seperti pemberian nilai tambahan dan pemberian hak khusus melamar di sekolah induk. Kemudian pelaksanaan teknis Seleksi PPPK Guru Tahap I tidak berjalan maksimal karena live scoring yang terkendala di beberap daerah.

Sebelumnya, pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS tahap I dimulai pada hari ini. Di mana SKB CPNS ini akan menggunakan sistem computer assisted test (CAT) BKN sebagaimana seleksi kompetensi dasar (SKD) sebelumnya.

“Iya menggunakan CAT,” kata Kepala Biro (Karo) Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama, Senin (15/11/2021).

Satya memastikan bahwa pengawasan pada pelaksanaan SKB CPNS akan lebih ketat. Dimana ada beberapa perubahan untuk mengantisipasi kecurangan.

“Betul (lebih ketat). Ada upaya-upaya untuk meningkatkan kewaspadaan, perubahan prosedur pelaksanaan, dan beberapa tindakan lainnya,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini