Mengejutkan! Hanya RI dan Bangladesh yang Masih Pakai Minyak Goreng Curah

Athika Rahma, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 320 2507376 mengejutkan-hanya-ri-dan-bangladesh-yang-masih-pakai-minyak-goreng-curah-a3UDRNklHP.jpg Minyak Goreng Curah (Foto: Antara)

JAKARTA - Hanya dua negara saja yang masih memakai minyak goreng curah. Dua negara tersebut Indonesia dan Bangladesh.

Untuk Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) akhirnya melarang penjualan minyak goreng curah mulai 1 Januari 2022. Nantinya, hanya minyak goreng kemasan saja yang diizinkan beredar di pasaran.

"Ini tinggal 2 negara, sepengetahuan saya, yang masih mengedarkan minyak goreng curah, yaitu Bangladesh dan Indonesia," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan di Jakarta, kemarin.

Baca Juga: Dilarang Dijual 1 Januari 2022, Harga Minyak Goreng Kemasan Bisa Lebih Murah dari Curah?

Oke menjelaskan alasan pelarangan penjualan minyak goreng curah. Hal ini ditetapkan karena harga minyak goreng curah sangat mudah terdampak ketika ada kenaikan harga minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO).

"Untuk ini pemerintah mengantisipasi dengan mewajibkan peredaran minyak goreng kemasan. Tidak diizinkan lagi mulai 1 Januari 2022, minyak goreng diedarkan dalam keadaan curah," ujar Oke.

Oke bilang, berbeda dengan minyak goreng curah, minyak goreng kemasan harganya relatif terkendali karena bisa diproduksi terlebih dahulu dan disimpan dalam jangka panjang. Meskipun ada kenaikan harga CPO, dampaknya tidak akan langsung terasa ke konsumen.

Untuk itu, pemerintah akan pastikan ketersediaan minyak goreng dalam negeri untuk menjamin kebutuhan masyarakat.

"Saat ini tersedia 628.000 ton dan cukup untuk memasok 1,5 bulan kebutuhan. Ini akan kita coba setiap waktunya sehingga kita aman terus," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini