Sri Mulyani Mulai Khawatir Efektivitas Vaksin Covid-19 Memudar

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 320 2507452 sri-mulyani-mulai-khawatir-efektivitas-vaksin-covid-19-memudar-FaGhrfwoTR.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa kasus kematian dan harian Covid-19 kembali naik secara global. Di mana berdasarkan pengalaman tahun lalu, gelombang baru terjadi saat musim dingin dan libur Nataru.

Tercatat kasus Covid-19 global sebanyak 259 juta, dengan kasus rata-rata dalam 7 hari terakhir 551.045 kasus per 23 November 2021. Sementara itu, angka kematian Covid-19 global sebanyak 5,18 juta, dengan rata-rata 7 hari terakhir adalah sebanyak 7.086.

Baca Juga: Sri Mulyani Tak Puas, Hak Negara Utang BLBI Rp110 Triliun Baru Diterima Rp492 Miliar

"Jadi untuk vaksinasi global, sudah 7,78 miliar dosis di 184 negara, dengan rata-rata 42,6% penduduk dunia sudah mendapat vaksinasi lengkap. Di negara-negara maju sepertinya angka vaksinasi sudah berada di kisaran 60-70%," ujarnya dalam konferensi pers virtual APBN KITA pada Kamis (25/11/2021).

Dia menjelaskan, meskipun angka kasus aktif di Indonesia sudah mulai menurun drastis, terendah sejak Juni 2020, masih ada beberapa faktor yang perlu diwaspadai dan diantisipasi.

Baca Juga: Sri Mulyani ke Obligor BLBI: Kezaliman Tak Membayar Utang

"Faktor pertama adalah tren reopening yang meluas, kemudian adanya musim dingin dan libur Nataru, juga efektivitas vaksin yang memudar seiring waktu, dan munculnya varian baru COVID-19," tutur dia.

Vaksinasi juga harus terus ditingkatkan sebagai salah satu upaya utama pengendalian pandemi. Untuk saat ini, sambung Sri, angka vaksinasi per hari (7DMA) per 23 November 2021 adalah di 1.285.593.

"Ini tentu di bawah harapan kita untuk mengejar angka 2 juta per hari, sehingga target untuk mencapai 70% pada akhir tahun bisa dicapai," tukas Sri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini