Menko Luhut: KTT G20 Sebagai Optimalisasi Ekonomi Indonesia

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 26 November 2021 21:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 320 2508115 menko-luhut-ktt-g20-sebagai-optimalisasi-ekonomi-indonesia-QdyqSisf6L.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pemerintah telah memastikan perhelatan Presidensi di Indonesia pada 2022 mendatang.

Menurutnya tujuan diadakannya perhelatan Presidensi di Indonesia melalui Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 sebagai ajang optimalisasi ekonomi Indonesia dengan berbagai multiplier effect di berbagai sektor.

Baca Juga: Menko Luhut Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 saat Libur Nataru

“Serangkaian acara G20 ini manti kedepan akan dapat mengoptimalkan dan memberikan multiplier effect untuk berbagai sektor mulai dari ekonomi melalui berbagai promosi, investasi, dan perdagangan,” kata Menko Luhut saat menjadi keynote di acara Presidensi Welcoming G20 secara Virtual, Jumat (26/11/202).

Menko Luhut menyebutkan Indonesia sebagai negara tuan rumah G20 bisa  meningkatkan pengakuan, pengaruh, dan kekuatan secara global. Mereka juga menunggu peningkatan peran regional dan global.

Baca Juga: Penjelasan Menko Luhut soal Banyaknya TKA China di Proyek Smelter

“Saya harus bersaksi bahwa para pemimpin global semakin diakui atas Indonesia, terutama setelah mengendalikan penyebaran COVID-19, musuh tak kasat mata secara global. Di satu sisi, itu harus meningkatkan kepercayaan bangsa kita bahwa jika kita dapat menangani masalah yang begitu kompleks melalui disiplin dan kolaborasi, seharusnya tidak ada yang tidak bisa kita selesaikan bersama.” ungkapnya.

Di sisi lain, Indonesia juga harus menyadari bahwa potensi-potensi tersebut akan tetap statis hingga diarahkan pada tujuan-tujuan tertentu.

“Menjadi negara tuan rumah bagi Presidensi G20 pada tahun 2022 dapat memainkan peran penting dalam pemulihan pascapandemi kita. Kita harus memanfaatkan momentum untuk membuka potensi Indonesia dan mempromosikan kemajuan pembangunan kita ke dunia,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini