Share

Penyebab Harga Minyak Goreng Naik, Tetap Mahal hingga 2022

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 05:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 320 2510402 penyebab-harga-minyak-goreng-naik-tetap-mahal-hingga-2022-b26u8mbCtI.png Harga Minyak Goreng Naik (Foto: MPI)

JAKARTA - Kenaikan harga minyak goreng yang kini terjadi diprediksi bakal tetap melonjak hingga kuartal I-2022. Direktur Jenderal Perdagangan dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan menyebut, ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan harga tersebut.

Fakta-fakta terkait kenaikan harga minyak, salah satunya adalah kenaikan harga minyak goreng curah yang mencapai Rp17.700 per kilo, merek I menjadi Rp19.299, dan merek II yang tembus Rp18.800.

Kemudian, kenaikan harga ini juga disinyalir harga crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit yang melonjak selama beberapa waktu ke belakang. Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) menyebut, kenaikan harga ini sebagai konsekuensi dari pasar internasional.

Penurunan bahan baku dari dalam negeri yang diprediksi hanya mencapai 47 juta ton dari target 49 ton juga mempengaruhi harga minyak goreng. Tak ketinggalan, harga dari produsen minyak goreng Indonesia yang masih bergantung pada harga CPO dunia juga berperan besar saat seluruh harga CPO global melonjak.

Baca Selengkapnya: 5 Fakta Biang Kerok Kenaikan Harga Minyak Goreng, Jangan Kaget Makin Mahal hingga 2022

(fik)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini