JAKARTA – Tiga dampak mengerikan Omicron ke ekonomi RI. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap varian virus Covid-19 terbaru varian Omicron.
Saat ini virus Omicron memang belum terdeteksi masuk ke Indonesia. Adapun varian baru virus Corona B.1.1.529 atau Omicron sudah terdeteksi di tiga negara tetangga Indonesia yaitu Singapura, Malaysia, dan Australia. Bahkan, Malaysia melaporkan lebih dahulu mendeteksi varian Omicron di negaranya dibandingkan Afrika Selatan.
Dikutip dari berbagai sumber berikut tiga dampak mengerikan Omicron ke ekonomi RI Selasa (7/12/2021):
Baca Juga: Tahun 2022 Dibayangi Ketidakpastian, Sri Mulyani: Pandemi Not Yet Over
1. Infeksi Ekonomi RI Lebih Parah dari Varian Delta
Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif INDEF Tauhid Ahmad, mewanti-wanti dampak penyebaran varian Omicron juga bisa menimbulkan infeksi perekonomian Indonesia.
Bahkan, berpotensi lebih parah dari varian delta. Saat varian delta menyebar, perekonomian Indonesia yang semula bisa tumbuh 7,07 persen pada kuartal II jadi turun ke 3,51 persen pada kuartal III 2021.
“Kalau melihat penyebarannya yang lebih cepat dari delta, bisa saja memberi dampak yang lebih parah dari delta, meski ini tetap mengacu ke bagaimana penanganan kesehatan dari pemerintah,” ujar Tauhid kepada wartawan.
Baca Juga: Fakta! Ekonomi RI Selalu Tumbuh di Atas Perekonomian Dunia
Lanjutnya, Omicron sudah sampai di Malaysia dan sangat mudah masuk ke dalam negeri melalui Pulau Sumatera yang mempunyai banyak pintu masuk. Kemudian, menurut Tauhid, dampak infeksi ekonomi bisa lebih parah jika sudah masuk ke Pulau Jawa.