Share

Program Sejuta Rumah Tembus 931.592 Unit hingga November 2021

Antara, Jurnalis · Kamis 09 Desember 2021 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 470 2514485 program-sejuta-rumah-tembus-931-592-unit-hingga-november-2021-i8QknV5vt8.jpg Kementerian PUPR optimis program satu juta rumah tercapai (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pembangunan program sejuta rumah hingga November 2021 mencapai 931.592 unit di seluruh wilayah Indonesia. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan optimistis target 1 juta rumah akan tercapai.

"Kami tetap optimis tahun 2021 ini Program Sejuta Rumah bisa mencapai target. Hingga bulan November 2021 ini tercatat sudah menembus angka 931.592 unit rumah di seluruh wilayah Indonesia," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Baca Juga: 763.127 Hunian Murah Dibangun, Berapa Masyarakat yang Belum Punya Rumah?

Khalawi menerangkan Program Sejuta Rumah merupakan salah satu program strategis nasional pemerintahan guna memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat.

Selain itu, ujar dia, Program Sejuta Rumah juga diperlukan untuk mengejar kekurangan kebutuhan (backlog) perumahan di Indonesia.

Baca Juga: Dapat PMN Rp1,56 Triliun, Perumnas Lanjutkan Program Sejuta Rumah

Lebih lanjut ia menjelaskan Direktorat Jenderal Perumahan akan mendorong Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah guna mendorong pembangunan rumah serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan bidang perumahan.

Sebagai informasi, Program Sejuta Rumah (PSR) telah berjalan selama enam tahun sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo di Jawa Tengah pada 29 April 2015 lalu. Jumlah capaian Program Sejuta Rumah hingga akhir 2020 adalah 5.765.387 unit.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, per awal bulan November 2021 tercatat pembangunan rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 743.712 unit dan non-MBR sebanyak 187.880 unit.

Adapun pembangunan rumah MBR dilaksanakan oleh Kementerian PUPR sebanyak 131.150 unit, Dana ALokasi Khusus (DAK) Perumahan 22.288 unit, APBD Provinsi dan Kabupaten Kota 47.989 unit, pengembang perumahan 516.927 unit, Dana Desa dan Insentif Daerah 6.058 unit, CSR Perumahan 6.653 unit dan masyarakat 12.647 unit.

Sedangkan rumah untuk nonMBR berasal dari rumah yang dibangun pengembang perumahan sebanyak 152.725 unit dan masyarakat 35.155 unit.

"Kami tetap optimis dan berharap pembangunan rumah yang termasuk dalam Program Sejuta Rumah bisa terus meningkat hingga akhir tahun 2021 ini," kata Khalawi.

Dia berharap agar ada dukungan dari seluruh pihak supaya program perumahan bisa berjalan dengan baik sehingga seluruh masyarakat bisa tinggal di rumah yang layak huni.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini