Share

Menparekraf & Wamenparekraf Evaluasi Program Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2021

Erlinda Septiawati, Jurnalis · Selasa 21 Desember 2021 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 320 2520207 menparekraf-wamenparekraf-evaluasi-program-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-2021-LagBDoIlWz.jpg Menparekraf dan Wamenparekraf Evaluasi Program Pariwisata 2021. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan evaluasi berbagai program dan capaian kinerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif 2021. Kegiatan ini dirangkai dengan sinkronisasi program dari masing-masing deputi guna menghasilkan program-program di tahun depan yang kian tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.

Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pun diharapkan semakin bangkit dan bergeraknya ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat.

Didampingi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Menparekraf Sandiaga Uno saat membuka kegiatan "Rapat Koordinasi Teknis Evaluasi Program Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2021 dan Sinkronisasi Program Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2022", di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona.

Sandi mengatakan, sepanjang 2021 banyak capaian yang patut disyukuri dalam upaya membangkitkan dan mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Yakin Game Development Bangkitkan Ekonomi dan Ciptakan Lapangan Kerj

Seperti kunjungan wisatawan nusantara ke Bali yang mulai meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif dapat beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi di tengah situasi pandemi Covid-19 yang kini juga semakin membaik.

Selain itu, sertifikasi CHSE terhadap industri pariwisata dan ekonomi kreatif juga terus meningkat dimana tahun ini lebih dari 6.700 industri telah tersertifikasi. Total sudah ada 11 ribu lebih industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang tersertifikasi sejak tahun 2020 di seluruh daerah Tanah amAir.

Namun di sisi lain, di tahun 2021 juga terdapat banyak sekali tantangan Kemenparekraf mulai dari segi policy making, policy design, policy formulation, hingga policy implementation dan policy execution.

"Apa yang telah kita rencanakan dan lakukan di tahun 2021 ini yang kita ingin evaluasi. Kita juga tidak hanya akan setop pada evaluasi, tapi apa yang kita lakukan dalam rangka pivoting untuk tahun 2022 nanti," kata Menparekraf Sandiaga, Selasa (21/12/2021). 

Baca Juga: Digital Womenpreneurship Jadi Event Pelaku Ekraf Menjelang KTT G-20 Bali

Sandiaga menjelaskan Rakornis ini menjadi platform dalam merumuskan konsep PDCA ( plan, do, check, act) sehingga dapat menghasilkan kesepakatan dan keputusan bersama.

"Ini yang akan dikerucutkan. Outcome dari Rakornis ini adalah bagaimana kebijakan kita ke depan adalah kebijakan-kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu," kata Sandiaga.

Salah satunya dalam strategi pengembangan destinasi pariwisata yang akan berfokus pada peningkatan kualitas dan reputasi destinasi pariwisata yang memiliki outstanding value proposition, lokalitas, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan untuk mewujudkan ekosistem pariwisata yang terintegrasi.

Sekaligus mendorong daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memperhatikan sumber daya alam, budaya, dan manusia. Sehingga dapat menghadirkan destinasi yang berkualitas, resilient, dan berkelanjutan.

"Kita harus mengambil peran untuk dapat mencetak peluang-peluang yang ada untuk mencetak pemenang-pemenang baru dalam rangka pemulihan dan akhirnya cita-cita dari kemerdekaan bangsa bahwa kita harus bangun sosioekonomi masyarakat di tengah pandemi. Kita tidak tahu pandemi ini sampai kapan, tapi bagaimana kita melindungi segenap dan seluruh tumpah darah Indonesia memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus juga ikut berpartisipasi dalam pergaulan antar bangsa yang berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi," kata Sandiaga.

"Rapat Koordinasi Teknis Evaluasi Program Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2021 dan Sinkronisasi Program Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2022" digelar secara hybrid dan dihadiri Sestama, Irtama, serta seluruh pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf serta Dirut Badan Otorita Pariwisata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini