Share

Hati-Hati! Penipuan Robot Trading Ibarat Bom yang Ledakannya Sangat Dahsyat

Antara, Jurnalis · Selasa 21 Desember 2021 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 320 2520240 hati-hati-penipuan-robot-trading-ibarat-bom-yang-ledakannya-sangat-dahsyat-Vz61hD5nC3.jpg BPKN Minta Satgas Waspada Investasi Segera Tindak Robot Trading. (Foto: Okezone.com/BPKN)

JAKARTA - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) meminta Tim Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan untuk menindak tegas penipuan yang berkedok robot trading.

"Fenomena robot trading ini ibarat bom waktu yang ledakannya lebih dahsyat dari penipuan asuransi, travel umrah, koperasi simpan pinjam, atau penipuan investasi lainnya," kata Ketua BPKN Rizal E Halim, dikutip dari Antara, Selasa (21/12/2021).

Baca Juga: Polisi Kembali Tangkap Satu Tersangka Penipuan Investasi Suntik Modal Alkes Rugikan Korban Rp1,3 Triliun

Rizal mengatakan, yang paling berisiko adalah penempatan server di luar wilayah Indonesia. Jika dibiarkan terus mengiklankan di media-media sosial, ini akan massif korbannya di satu titik waktu.

Rizal menyatakan, sebenarnya SWI bisa bekerja sama dengan penyedia platform, manajemen media sosial untuk tidak menayangkan iklan-iklan robot trading di samping melakukan penyisiran dan penindakan terhadap pelaku robot trading.

Baca Juga: Kisah-Kisah Kerugian akibat Investasi Bodong

Rizal menjelaskan robot trading ini luar biasa massifnya dan biasanya hanya menggunakan izin perdagangan berjangka (komoditas). Hal ini karena sampai saat ini belum diatur dan mirip judi online yang jika diblokir maka dengan mudah dikloning (digandakan) untuk tetap bisa menarik dana konsumen (masyarakat).

"Dengan menindak tegas pelakunya akan lebih efektif sambil melakukan penataan sub sektor industri ini," kata Rizal.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini