Share

Konsorsium BUMN dan Korsel Resmi Kelola Bandara Hang Nadim Batam

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 21 Desember 2021 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 320 2520455 konsorsium-bumn-dan-korsel-resmi-kelola-bandara-hang-nadim-batam-UGNzF536Fn.jpg Bandara (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Bandara Hang Nadim Batam tengah digodok sejumlah perusahaan pelat merah untuk dilakukan pengelolaan dan perbaikan. Pengelolaan itu seperti desain, pembangunan, pembiayaan, pengalihan, pengoperasian, dan pemeliharaan

Pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) dengan PT Bandara Internasional Batam sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP). Penandatanganan kerja sama dilakukan pada, Selasa 21 Desember 2021.

BUP sendiri merupakan perusahaan yang dibentuk oleh Konsorsium PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I, Incheon International Airport Corporation (IIAC), dan PT Wijaya Karya Tbk atau WIKA.

Baca Juga: Pengembangan Bandara Kualanamu Dongkrak Investasi

Penandatanganan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas pengumuman pemenang seleksi Pengadaan Badan Usaha Pelaksana Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Maret 2021 lalu.

Saat itu, Konsorsium AP I, IIAC, dan WIKA menjadi pemenang tender seleksi. Dan proses seleksi tersebut telah dilakukan secara terbuka dan sesuai regulasi yang berlaku. Lalu, pada Juli 2021 lalu juga telah dilakukan penandatanganan awal atau Heads of Agreement atau kerja sama pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam antara BP Batam dan Konsorsium AP I - IIAC - WIKA.

Menurut Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi, perjanjian kerja sama pengelolaan dan pengembangan Bandara Hang Nadim Batam secara resmi berada berada di bawah pengelolaan Angkasa Pura I melalui PT Bandara Internasional Batam sebagai badan usaha pengelolaan di bawah konsorsium Angkasa Pura I, IIAC, WIKA.

Baca Juga: Diguyur Hujan, Jalan M1 Bandara Soetta Banjir hingga Akibatkan Kereta Bandara Terhenti

"Kemenangan Konsorsium yang dipimpin Angkasa Pura I ini dalam seleksi pengelola Bandara Hang Nadim Batam ini merupakan milestone penting bagi perusahaan, dimana hal ini merupakan pertama kalinya perusahaan memenangkan persaingan di antara para pelaku kunci industri bandar udara lainnya, baik nasional maupun global, untuk mengelola bandara potensial," ujar Faik, Selasa (21/12/2021).

Pada kerja sama ini, BP Batam akan menyediakan seluruh area dan atau wilayah operasional Bandara Hang Nadim Batam sebagai wilayah kerja yang akan dipergunakan konsorsium untuk dikelola dan dikembangkan.

Sementara itu, Konsorsium Angkasa Pura I, IIAC, WIKA, melalui BUP PT Bandara Internasional Batam, bertanggung jawab terhadap penyediaan desain, melaksanakan pembangunan, pembiayaan, pengalihan, pengoperasian dan pemeliharaan Bandara Hang Nadim Batam.

Dalam pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam, anggota Konsorsium Angkasa Pura I memiliki perannya masing-masing. Sebagai pemimpin konsorsium, Angkasa Pura I akan bertanggung jawab dalam hal manajemen operasional dan komersial secara umum.

Sementara itu, IIAC memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam hal pemasaran dan strategi pengembangan bandara secara umum. Sedangkan WIKA selaku BUMN bidang konstruksi yang terintegrasi dengan industri pendukungnya memiliki tanggung jawab dalam hal manajemen infrastruktur bandara.

Adapun ruang lingkup kerja sama pengelolaan ini yaitu pembangunan, perluasan, pengelolaan, dan pemeliharaan terminal penumpang eksisting (T1), terminal penumpang baru (T2), beserta infrastrukturnya; pengelolaan terminal kargo baru; dan konsep pengembangan rencana induk Bandara Hang Nadim Batam dengan konsep logistics aerocity.

Ke depannya, Bandara Hang Nadim akan dikembangkan untuk menjadi hub destinasi penerbangan yang lebih luas dan hub logistik serta kargo di wilayah barat Indonesia. Lokasi Bandara Hang Nadim Batam yang cukup strategis di regional Asia Tenggara dan berdampingan dengan pelabuhan kargo dan kawasan industri membuat bandara ini cocok untuk dijadikan pusat logistik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini