Share

Bikin Kesal Sri Mulyani, Pemilik Texmaco Tak Ada Itikad Mau Bayar Utang BLBI

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 23 Desember 2021 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 23 320 2521670 bikin-kesal-sri-mulyani-pemilik-texmaco-tak-ada-itikad-mau-bayar-utang-blbi-2IxxCXaasY.jpg Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka-bukaan soal penyitaan terhadap aset milik Grup Texmaco. Sebab, pemiliknya Marimutu Sinivasan dinilai tidak ada itikad membayar utang BLBI.

Berdasarkan Akta Kesanggupan Nomor 51 Tahun 2005, pemilik Grup Texmaco sudah mengakui jika perusahaannya punya utang BLBI senilai Rp 29 triliun kepada negara. Namun, kembali menyebut bahwa utangnya hanya Rp8,068 triliun, dan USD1,24 juta.

Dalam proses, komunikasi sudah dilakukan berulang kali terhadap perusahaan tersebut. Akan tetapi pemerintah melihat tidak ada itikad baik untuk membayar dan pelunasan, sehingga pemerintah mengambil langkah penyitaan.

"Pemerintah melakukan memberikan kesempatan agar perusahaan bisa jalan tapi tidak ada tanda-tanda mau bayar," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Nunggak Utang BLBI, Sri Mulyani-Mahfud MD Sita 587 Bidang Tanah Grup Texmaco

Keterlibatan Grup Texmaco berawal ketika pinjaman di bank BUMN, seperti BRI, Mandiri dan BNI serta beberapa bank swasta. Jumlah utangnya adalah

"Utang tersebut macet saat ada krisis sehingga pada saat bank tersebut bailout pemerintah maka hak tagih bank pindah ke pemerintah," ujar Sri Mulyani.

Sebelumnya, Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) menyita aset milik grup Texmaco sebagai buntut dari tidak adanya upaya pelunasan atas BLBI yang diterima 22 tahun silam.

"Hari ini pukul 10 tadi Satgas BLBI kembali melakukan upaya penyitaan aset dari grup Texmaco atas 587 bidang tanah yang berlokasi di 5 daerah," ujar Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD dalam konferensi pers virtual.

Lima lokasi yang dimaksud adalah Subang, Sukabumi, Tangerang, Batu dan Padang. Luas lahan yang disita mencapai 4.794.202 m2.

"Penyitaan serentak dilakukan di 5 kota 4 provinsi," jelasnya.

Berikut daftar aset Texmaco yang disita pemerintah:

1. Kelurahan Kadawung (Kecamatan Cipeundeuy), Kelurahan Siluman (Kecamatan Pabuaran), dan Kelurahan Karangmukti (Kecamatan Cipeundeuy), Kabupaten Subang, Jawa Barat sejumlah 519 bidang tanah seluas 3.333.771 m2 .

2. Kelurahan Loji, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sejumlah 54 bidang tanah seluas 1.248.885 m2 .

3. Kelurahan Bendan, Sapuro, dan Krapyak Kidul, Kecamatan Pekalongan Barat dan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah sejumlah 3 bidang tanah seluas 2.956 m2 .

4. Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur sejumlah 10 bidang tanah seluas 83.230 m2 .

5. Kelurahan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat sejumlah 1 bidang tanah seluas 125.360 m2 .

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini