Share

6 Fakta Mengejutkan Orang Terkaya Dunia yang 'Jatuh Miskin'

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Senin 27 Desember 2021 04:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 25 455 2522380 6-fakta-mengejutkan-orang-terkaya-dunia-yang-jatuh-miskin-VtkkGT3AQZ.jpg Miliarder yang jatuh miskin sepanjang 2021 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sejumlah orang terkaya dunia harus “jatuh miskin” setelah mengalami masa-masa yang sulit tahun ini. Sebagian harus merelakan hartanya untuk kesehatan keuangan perusahaannya.

Ada beragam penyebab mengapa para miliarder ini harus mengalami penurunan kekayaan, di antaranya terdesak peraturan negara hingga penurunan saham. UNtuk mengetahui informasinya, simak rangkuman dari Okezone di bawah ini, Senin (27/12.2021).

Baca Juga: 10 Miliarder Dunia Jatuh Miskin, Didominasi Taipan China

1. Bos Pindoduo alami penurunan terbesar

Bos Pindoduo Colin Zheng Huang mengalami penurunan harta terbesar, yaitu sekitar 64% atau USD40,2 miliar (Rp576 triliun). Saat ini, total kekayaannya adalah USD22,4 miliar (Rp320,9 triliun).

Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan saham Pindoduo sebesar 21% bulan November kemarin. Perusahaan tersebut mengalami penyelidikan antimonopoli luas yang mengancam raksasa internet China.

Baca Juga: Kiki Barki, Kakek 82 Tahun Tajir Melintir Punya Rp23 Triliun

2. Bos Alibaba ikutan boncos

Jack Ma pernah jadi orang terkaya di Tiongkok. Sayangnya, posisi tersebut harus dia relakan setelah hartanya menurun 46% atau USD21,4 miliar (Rp306,6 triliun). Perusahaannya merugi usai dianggap melanggar aturan anti-monopoli dari regulator negaranya.

3. Perusahaan gagal bayar utang

Bos Evergrande harus masuk ke dalam daftar ini sebab perusahaannya mengalami gagal bayar utang. Hui Ka Yan, selama dua tahun harus mengalami penurunan harta sekitar USD18 miliar (Rp257,9 triliun).

4. Nilai saham anjlok

Sementara itu, sebagian nama yang berada di daftar ini mengalami penurunan harta akibat nilai saham perusahaannya anjlok. Beberapa nama itu adalah Zhang Yong (pendiri restoran hotpot Haidilao), Masayoshi Son (pendiri dan CEO raksasa investasi Jepang Softbank Group), Daniel Gilbert (miliarder hipotek Rocket Companies), dan Zhong Huijuan (CEO China Hansoh Pharmaceutical).

5. Penjualan menurun

Nama lain yang berkurang hartanya adalah Tadashi Yanai (pemilik Uniqlo and Theory) dan Lei Jun (pendiri Xiaomi). Perusahaan kedua pengusaha ini masih bergantung pada nilai penjualan. Namun, penjualan kedua perusahaan tersebut kurang baik tahun ini.

6. Terdesak aturan baru yang ketat

Sama seperti Colin Zheng Huang dan Jack Ma, Zhang Bangxin juga mengalami masa yang sulit akibat aturan baru dari regulator Tiongkok yang cukup ketat. Akibat aturan itu, perusahaannya, TAL Education, dilarang meningkatkan modal dari investor luar negeri.

Karena hal ini, kekayaan bersih Zhang harus turun hingga 90% atau USD11,3 miliar (Rp161,9 triliun). Kini dia tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar USD1,2 miliar (Rp17,1 triliun).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini