4. Nilai saham anjlok
Sementara itu, sebagian nama yang berada di daftar ini mengalami penurunan harta akibat nilai saham perusahaannya anjlok. Beberapa nama itu adalah Zhang Yong (pendiri restoran hotpot Haidilao), Masayoshi Son (pendiri dan CEO raksasa investasi Jepang Softbank Group), Daniel Gilbert (miliarder hipotek Rocket Companies), dan Zhong Huijuan (CEO China Hansoh Pharmaceutical).
5. Penjualan menurun
Nama lain yang berkurang hartanya adalah Tadashi Yanai (pemilik Uniqlo and Theory) dan Lei Jun (pendiri Xiaomi). Perusahaan kedua pengusaha ini masih bergantung pada nilai penjualan. Namun, penjualan kedua perusahaan tersebut kurang baik tahun ini.
6. Terdesak aturan baru yang ketat
Sama seperti Colin Zheng Huang dan Jack Ma, Zhang Bangxin juga mengalami masa yang sulit akibat aturan baru dari regulator Tiongkok yang cukup ketat. Akibat aturan itu, perusahaannya, TAL Education, dilarang meningkatkan modal dari investor luar negeri.
Karena hal ini, kekayaan bersih Zhang harus turun hingga 90% atau USD11,3 miliar (Rp161,9 triliun). Kini dia tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar USD1,2 miliar (Rp17,1 triliun).
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.