Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Orang Kaya Tak Lagi Jual Aset, Kini Diam-Diam Gadai Barang Mewah

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 22 April 2026 |14:23 WIB
Orang Kaya Tak Lagi Jual Aset, Kini Diam-Diam Gadai Barang Mewah
Orang Kaya Tak Lagi Jual Aset, Kini Diam-Diam Gadai Barang Mewah (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Di balik gemerlap gaya hidup kelas atas atau kalangan high net worth individuals (HNWI), terjadi pergeseran strategi finansial yang jarang terlihat publik. Para pemilik aset bernilai tinggi kini tidak lagi terburu-buru menjual koleksi barang mewah mereka saat membutuhkan dana segar. 

Sebaliknya, mereka memilih jalan sunyi yang lebih cerdas yaitu menggadaikan aset barang mewah secara profesional, cepat dan sangat privat. Fenomena ini kian menguat seiring transformasi industri pergadaian barang mewah di Indonesia. 

"Kami ingin menghapus stigma tawar-menawar yang subjektif dalam dunia gadai. Melalui sertifikasi mutu ini, setiap barang yang masuk ke Lesca Gadai Premier dinilai menggunakan metodologi ilmiah dan data pasar real-time. Kami menggunakan instrumen teknologi terbaru dan tenaga ahli yang memiliki sertifikasi internasional untuk menjamin bahwa taksiran kami adalah yang paling kompetitif dan adil di pasar," kata Direktur Lesca Gadai Premier Bastian Purnama dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Dengan meraih dua sertifikasi internasional yakni ISO 9001 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 27001 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi, langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan sinyal bahwa industri gadai telah naik kelas. Standar operasional kini berbasis sistem yang terukur, mulai dari proses penilaian aset hingga penyimpanan barang bernilai tinggi. Dalam ekosistem baru ini, tak ada lagi ruang bagi penilaian subjektif.

Sertifikasi ISO 9001 yang diraih menjamin bahwa seluruh alur kerja, mulai dari penerimaan nasabah, proses taksiran aset, hingga manajemen penyimpanan berjalan di atas Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat dan konsisten. Dalam industri
barang mewah, ketepatan penilaian adalah segalanya. Kesalahan kecil dalam mengidentifikasi keaslian jam tangan langka atau tas desainer dapat berakibat fatal bagi reputasi dan finansial perusahaan maupun nasabah.

SOP yang tersertifikasi ini mencakup pemeriksaan berlapis, termasuk verifikasi nomor seri dengan database global manufaktur, pengecekan kondisi fisik menggunakan mikroskop digital, hingga validasi dokumen pelengkap. Hal ini memastikan bahwa nasabah menerima nilai pencairan yang maksimal sesuai dengan harga pasar aset mereka.

Bagi nasabah premium, privasi sering kali bernilai lebih tinggi daripada nominal transaksi itu sendiri. Mereka membutuhkan jaminan bahwa informasi mengenai aset berharga, jumlah pencairan dana, serta identitas pribadi mereka tidak akan bocor ke publik atau pihak yang tidak berwenang.

"Di era digital di mana kebocoran data menjadi ancaman nyata, ISO 27001 adalah janji kami kepada nasabah bahwa privasi mereka adalah prioritas absolut. Kami menerapkan sistem enkripsi data tingkat tinggi dan manajemen risiko informasi yang diaudit secara berkala. Nasabah kami, yang sebagian besar adalah tokoh masyarakat, kolektor, dan pengusaha besar, dapat bertransaksi dengan tenang tanpa khawatir profil keamanan mereka terancam," tambah Bastian.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement