Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bill Gates Khawatir Menatap 2022, Ada Apa?

Erlinda Septiawati , Jurnalis-Minggu, 26 Desember 2021 |14:35 WIB
Bill Gates Khawatir Menatap 2022, Ada Apa?
Bill Gates (Foto: CNBC/Getty)
A
A
A

JAKARTA - Pendiri Microsoft Bill Gates optimis menyambut tahun baru 2022. Namun, masih ada beberapa rasa khawatir dalam dirinya menjelang pergantian tahun.

Baru-baru ini, dalam posting blog Gates berjudul Alasan optimisme setelah tahun yang sulit, dia membuat prediksi mengenai pandemi Covid-19 yang berpotensi berakhir hingga kebangkitan metaverse.

Meski demikian, masalah tertentu dapat memperlambat atau menggagalkan sebagian besar kemajuan itu. Gates memperkirakan disebabkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Ini salah satu masalah yang paling saya khawatirkan menjelang 2022," tulis Gates seperti dilansir dari CNBC Make It, Jakarta, Minggu (26/12/2021).

 

Baca Juga: Bill Gates Berbagi Kabar Baik Pandemi Covid-19, Bisa Berakhir pada 2022

Gates mengatakan lembaga publik perlu menjadi pemain utama dalam perjuangan seperti mengatasi perubahan iklim atau mencegah pandemi berikutnya. Tapi, hanya dapat dilakukan bila orang-orang menolak pedoman prinsip mereka.

“Jika orang-orang Anda tidak mempercayai Anda, mereka tidak akan mendukung inisiatif baru yang besar. Dan ketika krisis besar muncul, mereka cenderung tidak mengikuti panduan yang diperlukan untuk menghadapi badai,” katanya.

Dirinya juga menyebut konflik ketidakpercayaan ini sudah ada sejak pandemi melanda. Misinformasi Covid telah tersebar di AS hingga seluruh dunia. Pada akhirnya, menghambat tingkat vaksinasi negara itu dan menunda akhir pandemi.

Penelitian Pew Research Center dari masa pra-Covid menunjukkan tren yang sama dalam jajak pendapat di tahun 2019. Orang dewasa Amerika, 75 persen responden cenderung menilai kepercayaan sesama warga mereka pada pemerintah federal menyusut.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement