Share

Harga Cabai dan Telur Semakin Mahal, Pedagang Pasar: Kenaikan Tidak Wajar

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Senin 27 Desember 2021 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 320 2523244 harga-cabai-dan-telur-semakin-mahal-pedagang-pasar-kenaikan-tidak-wajar-gThyk10ZyR.jpg Harga Cabai Naik. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menyoroti tingginya harga beberapa komoditas pada akhir 2021. Harga cabai rawit merah hingga hari ini masih dijual Rp100.000 per kilogram.

"Menjelang perpindahan tahun dari 2021 ke 2022, berapa komoditas di luar dugaan, mengalami kenaikan yang tidak wajar. Dan baru pertama kali ini terjadi," ujar Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (27/12/2021).

Baca Juga: 5 Harga Bahan Pokok Melambung Jelang Natal, Operasi Pasar Diprioritaskan

Adapun tiga komoditas yang di maksud Abdullah, antara lain: minyak goreng, cabai rawit merah, dan telur. Tiga komoditas tersebut cukup mengagetkan masyarakat khususnya emak-emak.

Baginya, naiknya harga komoditas tersebut membuat masyarakat menjadi sulit menghadapi perpindahan tahun ini.

Baca Juga: Stok Beras Jelang Natal 7,5 Juta Ton, Mentan: Tak Perlu Khawatir Kekurangan

"Jujur kami ikatan pedagang pasar Indonesia tidak menduga bahwa kenaikan harga pangan yang relatif panjang dan tinggi ini terjadi di akhir tahun 2021," ungkapnya.

Dia mengutarakan, seperti kenaikan harga minyak goreng yang cukup fantastis, di mana harga yang di terjadi pada tahun ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Untuk diketahui bersama, melansir infopangan.jakarta.co.id hari ini, harga minyak goreng curah di pasar tradisional melesat dari semula hanya Rp 12.000/kg, sekarang mencapai Rp 20.000/kg.

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

Oleh sebab itu, Ikappi berharap penuh kepada pemerintah agar dapat segera melakukan tindakan yang dapat mengantisipasi lonjakan harga lanjutan pasa 2022 mendatang.

"Kami berharap pemerintah mengantisipasi dan melakukan upaya lanjutan sehingga tahun 2022 minyak goreng segera bisa turun harganya," kata Abdullah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini