Share

Proyek Jalan Morosi-Lasolo Dipercepat Bantu Pengembangan Kawasan Industri Nikel Konawe

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 29 Desember 2021 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 29 320 2524134 proyek-jalan-morosi-lasolo-dipercepat-bantu-pengembangan-kawasan-industri-nikel-konawe-63WlAce4sK.jpg Proyek Jalan Morosi-Lasolo. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta pembangunan ruas jalan Morosi-Lasolo di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara dipercepat. Pasalnya, pembangunan jalan 17 km dapat meningkatkan konektivitas di Konawe ke Konawe Utara yang juga mendukung pengembangan kawasan industri nikel di Konawe.

"Saya ingin pembangunan Jalan Morosi-Lasolo bisa dipercepat penyelesaiannya karena jalan poros ini memberikan manfaat yang sangat besar," kata Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Rabu (29/12/2021).

Baca Juga: RI Punya Kawasan Industri Hijau Terbesar Dunia, Menko Luhut: Rezekinya Pak Boy Thohir

Penanganan Segmen Jalan Morosi sepanjang 17 km dimulai pada tahun 2020 sepanjang 4,5 km. Pada TA 2021-2022, dilanjutkan dengan penanganan sepanjang 16,9 km meliputi rekonstruksi jalan sepanjang 3,2 km, pelebaran jalan 13,7 km, pelebaran jembatan 20,6 meter, pemeliharan rutin jalan 4,5 km dan pemeliharaan jembatan 134,8 meter. Progres penanganan fisik untuk TA 2021-2022 mencapai 18,6%.

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan memiliki tujuan untuk memangkas biaya logistik agar daya saing produk Indonesia meningkat. Untuk itu, penyelesaian pekerjaan ini harus dipercepat dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga: Menperin: KIK Kendal Jadi Contoh, Investasinya Capai Rp19,2 Triliun

"Akses jalan yang semakin baik juga akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar," tutur Menteri Basuki.

Dengan adanya jalan poros tersebut, kondisi jalan dalam kota juga bisa lebih awet, karena kendaraan besar memiliki jalur alternatif. Sehingga pada akhirnya diharapkan juga akan menekan angka laka lantas di jalur tbut.

"Sekali lagi tolong dipercepat, langgamnya rock on roll, jangan keroncong. Tetapi jangan korbankan kualitas beton karena pasti nanti di sini akan banyak ODOL (Over Dimensi dan Over Loading)," pungkas Menteri Basuki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini