Share

IHSG Bisa Tembus 6.700 di Akhir Perdagangan 2021? Simak Analisanya

Anggie Ariesta, Jurnalis · Kamis 30 Desember 2021 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 278 2524762 ihsg-bisa-tembus-6-700-di-akhir-perdagangan-2021-simak-analisanya-UmCz7cSwmI.jpg IHSG Diprediksi Menguat di Perdagangan Hari Ini. (Foto: Okezone.com/Antara)

JAKARTA - Bursa saham global termasuk Indonesia mengalami penguatan. Namun pada hari terakhir perdagangan tahun ini, bisakah IHSG capai level 6.700?

Menurut Head of research Henan Putihrai Sekuritas, Robertus Yanuar Hardy, IHSG sekarang berada di posisi 6.600. Jika bisa bertahan maka imbal hasil di tahun ini sudah cukup positif.

"Namun belum sesuai dengan harapan (level 6.700), apakah cukup visible di penghujung tahun ini yang kita lihat sudah semakin terbatas untuk menguat lebih jauh lagi ke 6.700-6.800, investor asing minatnya masih ke negara maju," kata Robertus dalam Power Breakfast IDX, Kamis (30/12/2021).

Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat ke 6.609 pada Perdagangan Terakhir 2021

Menurut Robertus, investor asing tidak memilih bursa saham Indonesia karena kemungkinan dari segi rasio vaksinasi di negara berkembang pada khususnya masih belum cukup tinggi. Sehingga dikhawatirkan kalau misal terjadi atau merebaknya kembali varian Omicron seperti varian Delta pada waktu itu, pasti akan mengalami lebih kesulitan.

"Nah ini kemungkinan yang membuat investor asing masih belum melirik untuk bisa menambah porsinya di negara berkembang khususnya Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Masih Menguat ke Level 6.618

Untuk bisa mempertahankan level 6.600, lanjut Robertus, cukup penting. Karena di level sekarang sebenarnya jauh lebih penting dari mengejar kenaikan imbas tren yang jauh berbeda.

"Untuk bisa bertahan di 6.500 itu bisa menjadi pijakan yang bagus untuk bisa menatap awal tahun nanti di bulan Januari dan untuk kedepannya pun dengan kebijakan fiskal dan moneter kita masih cukup yakin bertahan setidaknya untuk bisa menunggu katalis yang lebih positif lagi termasuk dari vaksin booster," jelasnya.

Dengan demikian, langkah vaksinasi tambahan diyakini bisa menambahkan kepercayaan investor global untuk bisa melirik aset-aset yang ada di Indonesia.

Untuk saham teratas tahun ini seperti BBYB dan lainnya, menurut Robertus mereka merupakan saham yang mengambil langkah right issue. "Jadi mungkin ini bisa dijadikan suatu patokan nih nanti untuk para investor di tahun depan kalau ada emiten second liner yang berencana right issue apalagi harganya lebih tinggi mungkin itu bisa mencatatkan gain yang serupa BBYB dengan +438%," katanya.

Kedepan, Henan Putihrai Sekuritas masih melihat tren yang sama yaitu right issue, digitalisasi perbankan dan digitalisasi sektor perbankan itu bisa menambah pergerakan harga sahamnya.

Saham-saham pilihan akhir tahun yang bisa dikoleksi dengan rekomendasi BUY antara lain:

TLKM

TOWR

BMRI

BBNI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini