Dari sisi perbaikan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mencapai rekor Rp6.723.
"Tentunya return dari Bursa Efek Indonesia year to date nya 10 persen, nah kinerja ini tentu perdagangan pasar terjadi peningkatan 7,38 juta daripada investor dimana masuknya ini investor ritel dan tentu ini kinerja IPO," kata Airlangga.
Aset di pasar modal dikuasai investor dalam negeri, maka itu pemerintah dengan UU Cipta Kerja sudah mendirikan INA yang merupakan mesin untuk investasi panjang.
Pemerintah juga melanjutkan program PEN, dimana tahun depan disiapkan melalui kebijakan APBN sebesar Rp414 triliun.
"Pemerintah optimis di tahun 2022, insya Allah pertumbuhan ekonomi bisa didorong ke 5,2 persen dan untuk itu sekali lagi selamat kepada stakeholder pasar modal yang di dalam pandemi Covid-19 ini kita rebound-nya relatif cepat," tutup Airlangga.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.