Share

Harga Telur Semakin Tinggi, Hari Ini Dijual Rp33.000/Kg

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Kamis 30 Desember 2021 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 320 2524840 harga-telur-semakin-tinggi-hari-ini-dijual-rp33-000-kg-xfz1vxG7M7.jpg Harga Telur Semakin Mahal. (Foto: Okezone.com(

JAKARTA - Harga telur ayam terpantau mahal di pasar tradisional. Harga telur per kilogramnya dijual Rp30.000-Rp33.000.

Adapun pasar tradisional yang menjual di harga Rp30.000 terdapat di Pasar Kalibaru. Sementara telur ayam ras yang dijajal Rp32.000, di antaranya tersedia di Pasar Grogol, Pasar Minggu, Pasar Pramuka, Pasar Pal Meriam, Pasar Cibubur, Pasar Tanah Abang Blok A-G, Pasar Cipete, Pasar Lenteng Agung, Pasar Rawamangun, dan Pasar Pademangan Timur.

Baca Juga: Stabilisasi Harga Cabai hingga Minyak Goreng, Pemerintah Gelar Operasi Pasar

Sedangkan yang dibanderol dengan harga Rp 33.000 tersedia di Pasar Pondok Labu, Pasar Mampang Prapatan, Pasar Pesanggrahan, Pasar Tebet Barat, Pasar Pluit, dan Pasar Pulo Gadung. Demikian dikutip dari infopangan, Kamis (30/12/2021).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menerangkan, penyebab naiknya harga telur ayam jelang penutupan akhir tahun 2021 lantaran naiknya harga pakan jagung. Sehingga peternak kesulitan mendapatkan harga pakan yang terjangkau.

Baca Juga: Harga Telur Semakin Mahal, Hari Ini Dijual Rp32.000/Kg

"Oleh sebab itu, harga telur ayam ras di pasaran masih dalam adapatasi dengan kondisi harga pakan yang tinggi, terlebih permintaan juga mengalami peningkatan," kata Oke kepada MNC Portal Indonesia (MPI) beberapa waktu lalu.

Oke juga bilang, penyebab permintaan telur ayam ras diakibatkan karena adanya pelonggaran aktivitas masyarakat, terlebih saat Natal 2021 dan menjelang Tahun Baru 2022.

"Adanya pelonggaran PPKM saat Nataru juga mendorong tingginya permintaan. Apalagi nanti akan ada bansos pemerintah, sehingga menggenjot sentral-sentral produksi kesulitan memenuhi permintaan karena sempat mengalami depopulasi," terangnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini