Adhi memastikan bahwa kenaikan harga mamin ini sudah diperhitungkan Gapmmi sehingga tidak akan mengganggu target industri mamin yang sebesar 5% hingga 7% di tahun ini. Dia berharap kenaikan harga mamin tidak akan memberatkan konsumen.
"Kami sudah memperhitungkan dan tentunya tahun 2022 sudah mulai banyak masyarakat yang beraktivitas serta dukungan pemerintah melalui program pemulihan ekonomi. Kami yakin kenaikan harga tidak terlalu memberatkan konsumen," ujarnya.
(Dani Jumadil Akhir)