Share

5 Fakta Rekening Penerima BLT Subsidi Gaji Diblokir hingga Keputusan BSU 2022

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Senin 10 Januari 2022 05:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 07 320 2528789 5-fakta-rekening-penerima-blt-subsidi-gaji-diblokir-hingga-keputusan-bsu-2022-FG51HwhC22.jpg BLT Subsidi Gaji Cair (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyaluran BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah 2021 telah berakhir. Sayangnya, tidak semua rekening dari skema pembuatan rekening kolektif (burekol) diaktivasi.

BLT subsidi gaji Rp1 juta akhirnya terpaksa ditarik kembali ke kas negara. Bagaimana fakta lengkapnya? Simak informasinya yang telah Okezone rangkum pada Senin (10/1/2022) di bawah ini.

1. Batas aktivasi 24 Desember 2021

Setelah berkali-kali diperpanjang, Pemerintah akhirnya menetapkan 24 Desember 2021 jadi batas akhir aktivasi rekening. Jika melewati tanggal tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengingatkan sejak jauh-jauh hari bahwa dana akan ditarik kembali ke kas negara.

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Bakal Cair di 2022?

 

2. Instruksi blokir

Hal tersebut benar-benar terjadi. Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos), Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri, menginstruksikan bank-bank himbara untuk segera memblokir rekening burekol yang belum diaktivasi hingga batas waktu tersebut.

"Kami telah menginstruksikan kepada Bank-bank Himbara selaku Bank Penyalur untuk memblokir rekening baru penerima BSU yang belum melakukan aktivasi," katanya melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Jumat (31/12/2021)

 

3. Dana ditarik ke kas negara

Selain itu, dana bantuan akhirnya ditarik kembali paling lambat 30 Desember 2021. Dana tersebut akan dikembalikan lagi kepada kas negara.

"Kami juga telah meminta Bank Himbara untuk mengembalikan dana BSU pada rekening penerima BSU yang belum aktif ke RPL Penampungan, paling lambat 30 Desember 2021," jelasnya.

 

4. Sudah aktivasi, belum terima bantuan

Namun, ada pula calon penerima yang telah memenuhi syarat dan memiliki rekening aktif, tetapi masih belum juga menerima BLT Rp1 juta itu. Untuk kasus demikian, Indah mengimbau pekerja untuk berkoordinasi dengan perusahaan agar dapat ditindaklanjuti oleh Kemnaker.

5. BLT Susidi Gaji 2022 Cair Lagi?

Sepanjang realisasinya, bantuan ini terbukti telah membantu jutaan pekerja yang terdampak PPKM. Tak dapat dimungkiri, ada harapan program ini dapat berlanjut lagi pada 2022. Namun, Komite PEN belum memberikan keputusan apapun terkait hal ini.

“Keputusan di Komite PEN," kata Indah kepada Okezone, Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini