Share

Vaksin Booster Gratis se-Indonesia Butuh Dana Segini, Bikin Sri Mulyani Mumet Lagi?

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 12 Januari 2022 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 320 2530700 vaksin-booster-gratis-se-indonesia-butuh-dana-segini-bikin-sri-mulyani-mumet-lagi-h1NEioP1wc.jpg Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan vaksin booster Covid-19 gratis untuk seluruh masyarakat. Dengan demikian, tidak ada lagi vaksin booster Covid-19 berbayar yang sebelumnya direncanakan.

Lalu berapa anggaran yang akan dihabiskan untuk pengadaan vaksin booster Covid-19 gratis?

Mengacu pada anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada 2022 sebesar Rp414 triliun, maka akan diketahui anggaran untuk pengadaan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Breaking News: Presiden Jokowi Umumkan Vaksin Booster Gratis untuk Masyarakat

Anggaran PEN 2022 difokuskan pada tiga klaster yaitu bidang kesehatan Rp117,9 triliun, bidang perlindungan masyarakat Rp154,8 triliun dan penguatan pemulihan ekonomi Rp141,4 triliun.

Dengan demikian, anggaran vaksin booster Covid-19 gratis akan memakai klaster kesehatan yang mencapai Rp117,9 triliun. Namun perlu diingat, anggaran klaster kesehatan ini tidak hanya untuk vaksin Covid-19, namun untuk insentif tenaga kesehatan hingga obat.

Baca Juga: Presiden Minta Vaksin Covid-19 Gratis, Sri Mulyani: Langsung Mumet

Berkaca pada tahun lalu, pemerintah juga melakukan realokasi anggaran akibat pandemi Covid-19. Tidak menutup kemungkinan, pemerintah kembali melakukan realokasi anggaran demi menyukseskan vaksinasi booster gratis.

Apakah Menteri Keuangan Sri Mulyani akan pusing lagi menyiapkan dan realokasi anggaran untuk vaksin booster Covid-19 gratis?

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani bercerita mengenai pengalamannya saat ditugasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyediakan stok vaksin Covid-19 gratis.

Pasalnya, Jokowi mengumumkan, vaksin gratis hanya diberikan kepada yang tidak mampu, sedangkan bagi yang mampu tetap membayar. Masyarakat tidak mampu ini tergolong dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN-KIS dan beberapa golongan lain.

"Maka presiden beberapa saat langsung koreksi bahwa vaksin covid-19 gratis semuanya. Lah anggarannya kan (dari) kita kan, langsung mumet," ungkap Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (29/12/2021).

Lanjutnya, saat ditugasi dalam menyiapkan anggaran, ternyata vaksin dari pihak supplier masih belum siap. Sehingga otomatis alokasi APBN untuk vaksin yang tadinya disiapkan pada 2020 jadi meleset ke tahun berikutnya di 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini