Share

Sri Mulyani Cari Akal Pajaki NFT yang Bikin Ghozali Jadi Miliarder, Cek 4 Faktanya

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 18 Januari 2022 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 320 2533982 sri-mulyani-cari-akal-pajaki-nft-yang-bikin-ghozali-jadi-miliarder-cek-4-faktanya-a3PpOv2IAv.jpg Ghozali Jual Foto Selfie (Foto: Twitter)

JAKARTA - Ghozali Everyday siap membayar pajak setelah dicolek Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Ghozali mendadak jadi miliarder setelah menjual foto selfie di Non-Fungible Token (NFT).

Sementara, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kementerian Keuangan Neilmaldrin Noor menjelaskan, sampai dengan saat ini, transaksi NFT maupun kripto masih dalam pembahasan pemerintah.

Berikut fakta-faktanya seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Selasa (18/1/2022).

1. DJP Colek Ghozali

DJP langsung memberi selamat dan mengingatkan Ghozali untuk bayar pajak. Hal ini disampaikan melalui akun Twitter @DitjenPajakRI. “Congratulations, Ghozali! Here is a link where you can register your TIN: http://pajak.go.id/id. Check out this link for more information about TIN: https://pajak.go.id/index.php/id/syarat-pendaftaran-nomor-pokok-wajib-pajak-0,” tulis Twitter @DitjenPajakRI dikutip MNC Portal, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga: Pajaki Ghozali Everyday, Begini Cara Sri Mulyani

2. Respons Ghozali

“This is my first tax payment in my life,” jawab Ghozali di akun Twitter pribadinya @Ghozali_Ghozalu. Sebagai warga negara yang baik, Ghozali pun mengatakan akan membayar pajak. Adapun ini adalah pertama kali dirinya membayar

"Of course I will pay for it because I am a good Indonesian citizen," kata Ghozali.

3. Bidik Pajak NFT

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kementerian Keuangan Neilmaldrin Noor menjelaskan sampai dengan saat ini, transaksi NFT maupun kripto masih dalam pembahasan pemerintah.

"Pemerintah belum mengenakan pajak secara khusus terhadap transaksi digital tersebut. Namun, ketentuan umum aturan perpajakan tetap dapat digunakan," kata Neil saat dihubungi di Jakarta, Minggu (16/1/2022)

4. Mekanisme Pajak

Sebagaimana disebutkan dalam UU PPh, setiap tambahan kemampuan ekonomis dikenakan pajak. Hal itu termasuk transaksi yang sedang kita bahas ini, maka tetap dikenakan pajak dengan sistem self assessment.

"Aset NFT maupun aset digital lainnya wajib dilaporkan di SPT Tahunan dengan menggunakan nilai pasar tanggal 31 Desember pada tahun pajak tersebut. Demikian Terima kasih atas bantuannya dalam menjelaskan kepada masyarakat," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini