Share

Ini Sosok Mafia Subsidi Listrik? Begini Cara Memberantasnya

Athika Rahma, Jurnalis · Minggu 23 Januari 2022 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 23 320 2536441 ini-sosok-mafia-subsidi-listrik-begini-cara-memberantasnya-6UDSmxHWr6.jpg Pembangkit Listrik (Foto: Dok PLN)

JAKARTA - Cara memberantas mafia subsidi listrik yang keberadaannya diungkap Menteri BUMN Erick Thohir.

Keberadaan mafia ini membuat subsidi listrik tidak tepat sasaran. Namun tidak jelas siapa mafia listrik yang disebutkan Erick tersebut.

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, ada 2 kemungkinan pihak yang dimaksud Erick Thohir perihal mafia subsidi listrik.

"Apakah mafia ini para trader batu bara atau konsumen yang menggunakan tidak tepat sasaran? Kalau konsumen, saya kira tidak terlalu sulit memberantasnya," kata Mamit kepada MNC Portal Indonesia, Jakarta, Minggu (23/1/2022).

Baca Juga: Ada Mafia di Balik Perubahan Skema Subsidi Listrik, Cek 5 Faktanya

Mamit menambahkan, PLN mempunyai sistem atau perwakilan sampai ke tingkat kecamatan, sehingga harusnya bisa lebih mudah dalam melakukan kontrol terhadap pengguna listrik.

"Misalnya orang-orang yang pasang listrik subsidi tetapi ini untuk kontrakan mereka yang berjejer yang dicabut. Disuruh pasang lagi dengan listrik non subsidi," katanya.

Lalu, petugas PLN juga harus sering melalukan kontrol ke lapangan dan mengecek instalasi warga yang mencurigakan. Misalnya penggunaan banyak tapi pembayaran sedikit.

"Jangan-jangan ada yang curang dalam sistem instalasi rumah mereka," ungkapnya.

Namun, jika yang dimaksud mafia adalah trader batu bara, perlu usaha lebih besar untuk memberantasnya. Menurut Mamit, regulasi kewajiban mereka dalam mensuplai batu bara ke PLN tidak diatur, hanya dengan mekanisme kontrak saja, karena pemerintah hanya mengatur kepada produsen saja.

Oleh karena itu, lanjutnya, kebijakan pemerintah yang mewajibkan PLN membeli kepada produsen batu bara, bukan kepada trader, lebih baik.

"Ini akan memotong rantai dan biaya juga. Sama seperti di industri mid stream gas bumi. Saat ini tidak ada trader yang hanya bermodal kertas kouta. Tapi mereka harus bangun infrastruktur juga," kata Mamit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini