Share

Proyek Hilirisasi Batu Bara Bakal Serap 30.000 Tenaga Kerja Baru

Athika Rahma, Jurnalis · Senin 24 Januari 2022 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 320 2536822 proyek-hilirisasi-batu-bara-bakal-serap-30-000-tenaga-kerja-baru-X0VVoMdSgV.jpg Proyek Hilirisasi Batu Bara. (Foto; Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Proyek gasifikasi batu bara di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan memberi dampak besar terhadap lapangan kerja. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, setidaknya ada 30 ribu lebih tenaga kerja yang terserap di proyek ini baik langsung maupun tidak langsung.

"Pekerjaan ini menghasilkan lapangan kerja bagi 12-13 ribu tenaga kerja konstruksi dari Air Products, 11-12 ribu tenaga kerja hilir oleh Pertamina," ujarnya, dikutip dari tayangan video di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/1/2022).

Baca Juga: Perintah 6 Tahun Proyek Hilirisasi Batu Bara Akhirnya Dibangun, Jokowi: Kita Nyaman dengan Impor

Belum lagi, jika sudah beroperasi, akan ada 3.000 tenaga kerja langsung yang terserap. "Kalau yang tidak langsung seperti kontraktor dan lain-lain bisa 3-4 kali lipatnya," kata Bahlil.

Tak cuma itu, jika beroperasi sesuai rencana, produk DImetil Eter (DME) yang dihasilkan akan mengurangi konsumsi LPG. Dengan begitu, subsidi LPG juga akan menciut.

Baca Juga: Kaget Ada Industri Batu Bara di Kawasan Candi Muarajambi, Luhut: Izinnya Dicabut!

"Impor LPG Ini 6-7 juta ton per tahun, subsidi kita cukup besar. Tiap 1 juta ton hilirisasi batu bara, Rp 6-7 triliun efisiensi subsidi," jelas Bahlil.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini