Share

Bagaimana Kondisi Batu Bara di RI?

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Kamis 27 Januari 2022 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 320 2538690 bagaimana-kondisi-batu-bara-di-ri-FgY9gw5uZl.jpg Pasokan Batu Bara untuk PLTU Lebih Baik. (Foto: Okezone.com/PLN)

JAKARTA - Pasokan batu bara dan persediaan pada PLTU PLN dan IPP sudah jauh lebih baik dibanding saat krisis pasokan batu bara di awal 2022.

Pemerintah pun mengeluarkan kebijakan larangan ekspor batu bara periode 1 sampai 31 Januari 2022 sesuai surat edaran Dirjen Minerba. Hal ini karena kondisi pasokan batu bara untuk PLTU dan persediaan batu bara pada PLTU PLN dan IPP pada akhir Desember 2021 kritis dan sangat rendah.

Baca Juga: Amankan Pasokan Batu Bara, ESDM Revisi Kebijakan DMO

"Sebagian perusahaan pemegang PKP2B, IUP Operasi Produksi, dan IUPK sebagai kelanjutan operasi kontrak secara perjanjian yang menyatakan kesanggupan untuk dikenakan denda, serta dana kompensasi atas belum terpenuhinya kontrak dengan PLN atau belum terpenuhinya kewajiban DMO 100%, tentunya sesuai dengan Kepmen ESDM nomor 139 tahun 2021 dan Kepmen ESDM nomor 13 tahun 2022," ujar Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Minerba Irwandy Arif, dalam IDX Channel Special Dialogue, Kamis (27/1/2022).

Selain itu, lanjut Irwandy, telah dilakukan pencabutan larangan ekspor secara bertahap untuk kapal asing bermuatan batu bara dengan mempertimbangkan keamanan kapal dan pemenuhan DMO batu bara perusahaan tambang. Adapun pemerintah telah memberikan izin layar terhadap 75 kapal memuat batu bara dari perusahaan tambang yang memenuhi DMO lebih besar atau sama dengan 100%.

Baca Juga: Wow! Cadangan Batu Bara Indonesia Capai 36 Miliar Ton

Selanjutnya, 12 kapal memuat batu bara dari perusahaan tambang yang memenuhi DMO kurang dari 100% telah menyampaikan surat pernyataan akan memenuhi kewajiban DMO dan bersedia dikenakan sanksi denda dan atau dana kompensasi. Kemudian 9 kapal memuat batu bara dari perusahaan trader, izin pengangkutan dan penjual.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini