Share

Investasi di Ibu Kota Baru, Investor Harus Ketok Pintu 'Rumah' Bahlil

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 27 Januari 2022 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 320 2538785 investasi-di-ibu-kota-baru-investor-harus-ketok-pintu-rumah-bahlil-HbElgMw5u8.jpg Menteri Investasi Bahlil (Foto: Setkab)

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadia mengatakan sumber investasi untuk ibu kota negara (IKN) ada dua, yaitu dari pemerintah dan dari swasta yang bisa berasal dari Penyertaan Modal Asing (PMA) maupun Penyertaan Modal Dalam Negeri (PMDN).

"Investasi di IKN ada dua sebenarnya, satu yang memang dikelola pemerintah lewat infrastruktur dasar itu pasti masih memakai dana pemerintah, kedua dari swasta," ujar Bahlil dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (27/1/2022).

Kemudian kata dia, seluruh investasi yang masuk untuk IKN, baik itu dari berbagai negara asing, pasti harus melalui perizinan di Kementerian Investasi terlebih dahulu.

"Dari negara mana pun swasta masuk itu berkepentingan dengan Kementerian Investasi, karena seluruh izin pasti lewat sini, mau impor modal pasti lewat sini, bagaimana menyelesaikan masalah lingkungan dan daerah pasti lewat ini," bebernya.

Dia juga menambahkan akan menjadi garda terdepan dari pengelolaan investasi di IKN bersama kementerian dan lembaga lain. Dalam hal ini, dia pun menyinggung soal Indonesia Investment Authority (INA).

"Jadi Kementerian Investasi tetap akan berada di bagian terdepan bersama otoritas atau kementerian lain, termasuk INA, INA juga ikut jadi enggak usah dipertentangkan. Namanya juga Kementerian Investasi, masuk dan keluar semua izinnya ada di sini," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini