Share

Harga Minyak Goreng Turun Lagi Mulai 1 Februari 2022, Masih Ada Subsidi?

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Jum'at 28 Januari 2022 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 320 2539167 harga-minyak-goreng-turun-lagi-mulai-1-februari-2022-masih-ada-subsidi-NjdtnCyRAl.png Minyak Goreng (Foto: MPI)

JAKARTA - Harga minyak goreng akan turun lagi mulai 1 Februari 2022. Penurunan ini setelah pemerintah menetapkan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng.

HET minyak goreng seperti minyak goreng curah Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium tetap Rp14.000 per liter.

Lalu masih ada pemberian subsidi untuk minyak goreng?

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, subsidi dari BPDPKS hanya akan berlaku sampai 31 Januari 2022. Artinya, penyaluran dana untuk minyak goreng subsidi sampai enam bulan ke depan, batal.

“Melalui Permendag 01 dan 03 itu di mana terjadi penggunaan anggaran BPDPKS ini tetap berlaku, tapi untuk periode 4-18 Januari 2022 dan 19-31 Januari 2022,” kata Oke Nurwan dalam konferensi pers virtual, Kamis (27/1/2022).

 

Baca Juga: Tetapkan HET Minyak Goreng, Mulai 1 Februari Harganya Rp11.500 per Liter

Sehingga, lanjut Oke mulai 1 Februari 2022, BPDPKS tak perlu lagi menyiapkan dana untuk menutup selisih harga minyak goreng. Lantaran, Pemerintah sudah menetapkan kebijakan Domestic Price Obligation (DPO) untuk harga bahan baku minyak goreng.

“Tapi mulai 1 Februari 2022 karena harga CPO (Crude Palm Oil) sudah ditetapkan dan bahan bakunya sudah diturunkan (harganya) melalui DPO, maka dalam hal ini pembayaran selisih harga dari harga keekonomian ke harga HET tidak lagi diperlukan. Jadi, BPDPKS tak perlu lagi siapkan anggarannya,” katanya.

Oke menyampaikan, pembayaran selisih dana keekonomian pada produsen minyak goreng, masih bisa dilakukan setelah 31 Januari 2022. Tetapi kata dia, ini hanya akan diberikan untuk penyaluran minyak goreng hingga 31 Januari 2022.

“Selama penyalurannya cut of bit-nya sampai 31 Januari, masa klaimnya itu bisa selama itu walaupun itu lewat Februari, jadi masih bisa klaim,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini