Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Fakta Miliarder Tuban, Dulu Punya Banyak Uang kini Menyesal Jual Tanah ke Pertamina

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Minggu, 30 Januari 2022 |05:05 WIB
4 Fakta Miliarder Tuban, Dulu Punya Banyak Uang kini Menyesal Jual Tanah ke Pertamina
Miliader Tuban (Foto: Video Okezone)
A
A
A

JAKARTAMiliarder dadakan di Tuban menagih janji Pertamina yang akan memberikan pekerjaan usai membeli lahan untuk jadi kilang minyak.

Berikut fakta-fakta miliarder Tuban yang dirangkum di Jakarta, Minggu (30/1/2022).

1. Janji Diberikan Pekerjaan yang Tak Kunjung Terealisasi

Masyarakat yang sudah tak punya lahan karena sudah dibeli Pertamina, berunjuk rasa meminta dipekerjakan di Kilang Minyak Pertamina Grass Root Refinery (GRR) Tuban. Mereka menuntut lapangan pekerjaan yang dijanjikan namun hingga saat ini tak terealisasi.

2. Warga Menyesal

Warga pun mengaku menyesal telah menjual lahan mereka di lokasi kilang minyak tersebut. Warga Desa Ring I pembangunan kilang minyak Pertamina Grass Root Refinery Tuban menyampaikan aspirasi menuntut pekerjaan, Senin 24 Januari 2022. Mereka membawa spanduk berisi beberapa tuntuan menagih janji.

3. Jadi Pengangguran

Warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Tuban Musanam (60) mengaku meski kini tinggal di rumah besar dan terkesan mewah, namun hatinya tak bahagia.

Dia mengatakan, kini tak punya pekerjaan usai menjual lahan dan rumahnya yang tergusur akibat pembangunan kilang minyak. Bukan hanya dirinya, namun banyak warga lainnya yang menganggur karena sudah tak punya lahan.

"Ya saya warga terdampak kilang minyak. Dulu lahan saya dijual 1 meternya Rp1 juta. Luasnya ada 133 meter persegi. Saya dijanjiin pekerjaan. Saya sekarang tidak punya pekerjaan sama sekali hanya babat rumput buat pakan sapi," ujarnya.

4. Uang Hasil Penjualan Tak Cukup Penuhi Kebutuhan

Menurutnya, uang dari hasil penjualan rumah dan lahan ke Pertamina hanya cukup untuk kembali membangun rumah baru. Saat ini uang ratusan juta Rupiah yang sempat dimiliki habis tak bersisa sama sekali.

Setiap hari Musanam mengaku hanya mencari rumput untuk pakan tiga sapinya. Sementara tiga sapi lainnya telah dia jual untuk kebutuhan makan sekeluarga.

"Saya menyesal menjual tanah karena dulu setiap hari bisa mengunjungi lahan untuk bercocok tanam. Kini saya tak punya lahan lagi untuk bercocok tanam," katanya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement