Share

Daftar Kampus Terkaya, UI Juaranya Punya Aset Tanah Rp40 Triliun!

Rina Anggraeni, Sindonews · Jum'at 28 Januari 2022 18:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 470 2539484 daftar-kampus-terkaya-ui-juaranya-punya-aset-tanah-rp40-triliun-jh4GVIILvG.jpg Barang Milik Negara di Universitas Indonesia Capair Rp40 Triliun. (Foto: Okezone.com/Ist)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mendorong para Perguruan Tinggi Negeri mengoptimalkan pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN), berupa lahan nganggur yang ada di kampusnya masing-masing.

Direktur Barang Milik Negara DJKN Kemenkeu, Encep Sudarwan mengungkapkan sebanyak 12 PTN memiliki aset yang tinggi. Seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Baca Juga: IKN Pindah, Aset Negara Nganggur di Jakarta Rp300 Triliun

"UI BMN berupa tanah Rp40.491.638.670.000, UGM, BMN berupa tanah Rp30.018.134.322.475, Undip, BMN berupa tanah Rp12.458.480.633.000, lalu IPB, BMN berupa tanah Rp11.809.161.505.410 dan ITS, BMN berupa tanah Rp10.856.199.025.000," kata Encep di Jakarta, Jumat (28/1/2022).

Lanjutnya, dia meminta pemanfaatan BMN itu dioptimalkan agar bisa mendatangkan keuntungan bagi pengelolaan aset, alih-alih menganggur begitu saja.

Baca Juga: Ibu Kota Pindah, 'Orang Terkaya' Rp11.000 Triliun Pusing Aset Negara Nganggur Rp300 Triliun

"Misalkan ada (aset/lahan yang dimanfaatkan) untuk parkir, untuk asrama mahasiswa, untuk kantin, atau mungkin untuk bisa kegiatan-kegiatan lainnya. Maka mari kita manfaatkan aset-aset idle yang ada di kampus-kampus PTN BH tersebut," katanya

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

Lalu, Kementerian Keuangan mengkaji pemanfaatan melalui mekanisme kerja sama pemanfaatan (KSP), yang lebih bersifat ke bisnis. Seperti misalnya untuk dibangun rumah sakit, yang dalam hal ini juga bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta.

Nah itu dengan mekanisme kerja sama pemanfaatan di mana negara dapat kontribusi tetap atau profit sharing. Jadi itu contoh-contohnya. Kita mendorong jiwa entrepreneurship dalam hal pengelolaan BMN di kampus-kampus," tandasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini