Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belajar dari Tuban, Miliarder Sleman Jangan Hamburkan Uang Ganti Untung Proyek Tol

Antara , Jurnalis-Minggu, 30 Januari 2022 |08:03 WIB
Belajar dari Tuban, Miliarder Sleman Jangan Hamburkan Uang Ganti Untung Proyek Tol
Miliarder Sleman Diingatkan untuk Tidak Hamburkan Uang Ganti Untuk Proyek Tol. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

GUNUNG KIDUL - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X mengimbau kepada masyarakat penerima ganti untung Proyek Tol Yogyakarta-Solo tidak menghambur-hamburkan uang tersebut.

"Kalau saya, mereka harus beli tanah pengganti, jangan dihambur-hamburkan," kata Sri Sultan di Kabupaten Gunung Kidul, dikutip dari Antara, Minggu (30/1/2022).

Baca Juga: Miliarder Tuban 'Bangkrut': Saya Menyesal, Sekarang Tidak Punya Pekerjaan

Seperti diketahui, sejumlah masyarakat di Kabupaten Sleman mulai menerima ganti untung Proyek Tol Yogyakarta-Solo dengan nilai yang cukup tinggi.

Menurutnya, sikap menghambur-hamburkan dari hasil ganti untung akan berdampak pada diri sendiri yakni memiskinkan diri sendiri.

"Itu akan miskin sendiri, memiskinkan dirinya sendiri, mestinya kehidupannya lebih baik," kata Sri Sultan.

Baca Juga: RI Punya Miliarder Dadakan dari Gusuran Tol Solo-Jogja

Lebih lanjut Sultan minta ganti untung itu bisa dimanfaatkan dengan maksimal, seperti membeli tanah atau investasi lain yang bisa menguntungkan di masa mendatang.

"Kami hanya bisa mengimbau, semua kembali kepada mereka sendiri," ujar Sri Sultan.

Sebelumnya, Seorang warga Tuban yang menjadi miliarder dadakan di Jawa Timur menyesal menjual lahannya kepada Pertamina. Saat menjualnya, dia mengaku pihak Pertamina juga menjanjikan pekerjaan. Namun, janji tersebut tak kunjung ditepati.

"Ya saya warga terdampak kilang minyak. Dulu lahan saya dijual 1 meternya Rp1 juta. Luasnya ada 133 meter persegi. Saya dijanjiin pekerjaan. Saya sekarang tidak punya pekerjaan sama sekali hanya babat rumput buat pakan sapi," ujar Musanam (60).

Saat ini, uang hasil penjualan itu telah habis untuk kembali membangun rumah baru. Musanam kini hanya mencari rumput untuk pakan tiga sapinya.

"Saya menyesal menjual tanah karena dulu setiap hari bisa mengunjungi lahan untuk bercocok tanam. Kini saya tak punya lahan lagi untuk bercocok tanam," katanya.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement