Share

Percantik Bandara Halim, Jokowi Siapkan Rp600 Miliar

Suparjo Ramalan, iNews · Senin 31 Januari 2022 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 31 320 2540526 percantik-bandara-halim-jokowi-siapkan-rp600-miliar-X9WIcanv4E.jpg Jokowi Siapkan Rp600 Miliar untuk Revitalisasi Bandara Halim (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp600 miliar untuk merevitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma.

Alokasi tersebut ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2022 yang diterbitkan Presiden Joko Widodo pada 19 Januari 2022 lalu.

"Pendanaan untuk pelaksanaan revitalisasi fasilitas Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara/Bandar Udara Halim Perdanakusuma bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tulis Pasal 3 beleid tersebut, dikutip Senin (31/1/2022).

Baca Juga: Revitalisasi Bandara Halim, Ini Tugas Jokowi untuk Erick Thohir

Pemerintah menunjuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan kontraktor atau pelaksanaan proyek tersebut. Adapun Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menugaskan tiga BUMN sebagai kontraktor revitalisasi bandara Halim.

Ketiga perusahaan pelat merah itu terdiri atas PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan Tbk, dan PT Indah Karya. Adapun tujuan revitalisasi Bandara Halim adalah meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan, serta untuk meningkatkan pelayanan penerbangan kenegaraan naratetama dan naratama dan mendukung kegiatan penerbangan TNI Angkatan Udara di Pangkalan Halim Perdanakusuma

Baca Juga: Hindari Masalah Kesehatan yang Mungkin Timbul Setelah Penerbangan Jarak Jauh

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Berdasarkan Perpres tersebut, revitalisasi fasilitas pangkalan Bandara Halim Perdanakusuma meliputi penyehatan landas pacu (runway) dan landas hubung (taxiway) peningkatan kapasitas landas parkir (apron) pesawat udara naratetama dan naratama.

Lalu, renovasi gedung naratetama dan naratama, renovasi bangunan operasi, perbaikan sistem drainase di dalam pangkalan udara, penataan fasilitas lain yang perlu disesuaikan akibat pekerjaan revitalisasi.

"Revitalisasi fasilitas Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara/Bandar Udara Halim Perdanakusuma sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan metode pelaksanaan design and build," tulis Ayat poin 2 Ayat 2.

Kepala Negara juga meminta Wijaya Karya PT Pembangunan Perumahan, dan Indah Karya dalam melaksanakan revitalisasi memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini