Bahkan, KTT G20 menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk menjadi sentral pertumbuhan ekonomi global. Harapan itu sejalan dengan market Indonesia yang diklaim paling besar di Asia Tenggara.
"Dan alhamdulillah kita jadi tuan rumah G20. Kita diharapkan jadi sentra pertumbuhan ekonomi dunia. Ini yang harus kita pastikan, sentranya tidak berubah ke negara lain," ungkap dia.
Meski adanya proyeksi yang optimistis, Erick juga tak mengelak akan terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan. Kemungkinan itu diperkirakan terjadi pada 2038, ketika ekonomi Tanah Air berada dalam kondisi "lampu kuning" atau gawat.
Istilah "lampu kuning" untuk menggambarkan kondisi makro ekonomi Tanah Air belum begitu jelas. Hanya saja, Erick menyinggung pada saat ini pendapatan kelas menengah (middle income class) mengalami perlambatan, bahkan menyusut.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.