“Saya masih jual di harga per liternya itu harga lama. Toh karena modalnya juga masih tinggi, takutnya besok subsidi turun dari pada rugi banyak kan mending pake harga yang lama,” tegasnya.
“Jadi sebenarnya kalu mau subsidi jangan ke Indomaret atau Alfamart dulu harusnya ke pasar dulu, kalau ke pasar modern kan orang belanjanya enggak sesuai kebutuhan cuman dijatahkan katanya kan? Itu enggak sesuai keperluannya,” tambahnya.
BACA JUGA:Ikuti Arahan Pemerintah, Pedagang Dilema Harus Jual Minyak Goreng Murah
Kemudian Sukarsih meminta untuk harga bahan pokok lain pun pasokannya harus juga terjamin aman.
Perlu diketahui, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Permendag Nomor 6 Tahun 2022 telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng liter dan curah mulai, Selasa (1/2/2022).
Dengan rincian untuk harga minyak goreng curah Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.