JAKARTA – Kisah wanita bernama Tiffanie Davis yang rela menyewa apartemen seharga Rp18 juta per bulan. Davis telah tinggal di beberapa negara, tetapi tidak ada tempat seperti Paris.
Seorang konsultan digital berusia 31 tahun dan YouTuber dari Massachusetts ini mengatakan bahwa dia jatuh cinta pada City of Light. Hal itu juga karena Davis memiliki apartemen satu kamar di Paris seluas 320 kaki persegi. Diketahui, Davis membayar apartemennya dengan harga USD1.300 atau setara Rp18,6 juta (kurs Rp14.300 per USD) per bulan.
Baca Juga: Dinas Perumahan Ingatkan Panmus Apartemen Cervino Village Penuhi Syarat Pergub Rusun
Berjuang melalui adegan sewa "super kompetitif" kota untuk mendapatkan rasanya seperti "pekerjaan penuh waktu," kata Davis seperti dilansir dari CNBC, Rabu (3/2/2022).
"Saya ingat pergi mengunjungi apartemen dan ada antrean 20 orang di luar pintu menunggu untuk melihat apartemen,” lanjutnya.
Lingkungan Davis, Montmartre, berada di sisi utara Paris. Lokasi apartemennya hanya beberapa langkah dari Basilika Sacré-Cœur, salah satu monumen budaya dan politik utama Prancis.
Baca Juga: Apartemen Bocor di Jepang, Penghuninya Menginap di Hotel Gratis
Dan itu datang dengan perabotan lengkap, dengan fasilitas yang mungkin dianggap biasa oleh banyak orang Amerika seperti kulkas ukuran Amerika, mesin cuci, dan banyak tempat penyimpanan.
Semantara, teman-temannya tidak percaya bahwa Davis menemukan apartemen besar untuk apa yang dia bayar di Paris.
“Saya mendapat banyak hal untuk Paris dengan harga ini dengan jumlah ruang yang saya miliki ini,” katanya.
“Ketika saya sedang berburu apartemen, semua yang saya temukan dalam kisaran harga ini lagi adalah apartemen studio kecil dengan tempat tidur dan sofa di ruangan yang sama,” ujar Davis.
Ternyata, Davis mendapatkan jackpot sewa Paris ketika dia mendapatkan apartemen lantai lima pada tahun 2019. Apartemen satu kamar tidur berperabot di Montmartre - di arondisemen ke-18 Paris - biasanya berkisar antara 1.300 dan 2.600 euro per bulan, menurut Lodgis, agen real estate yang berbasis di Paris.
Di atas uang sewanya, Davis membayar setara dengan USD90 hingga USD110 untuk utilitas dan tambahan USD40 untuk paket kabel, internet, dan teleponnya setiap bulan.
Apartemennya juga tidak memiliki beberapa fasilitas utama, seperti mesin pencuci piring. “Ketika saya awalnya mencari apartemen di sini, saya menginginkan segalanya,” kata Davis.
“Saya menginginkannya menjadi sangat luas… tetapi saya menyadari bahwa di Paris, Anda tidak selalu bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan. Saya pasti harus mengorbankan beberapa hal,” lanjut dia.
Dia menganggap balkonnya dengan pemandangan indah kota sebagai perdagangan yang adil. Apartemen ini juga memiliki jendela Prancis yang besar, lantai keramik, dan dua perapian. Dan untuk beberapa kepribadian, kata Davis, dia menaburkan kristal di setiap sudut.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.