“Aku ingin menjadi kaya bukan karena aku suka uang, tapi karena aku ingin memberikan uang itu untuk amal,” kata Sam seperti dilansir dari Nasdaily.
Oleh sebab itu, ketika Sam lulus dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dia memulai misi untuk menjadi kaya.
BACA JUGA:Warisi Saham Perusahaan Obat, Pria 19 Tahun Jadi Miliarder Termuda
Sam melihat bahwa harga Bitcoin di Amerika Serikat (AS) berbeda dengan harga Bitcoin di Jepang.
Menurutnya, hal itu adalah peluang untuk menjadi kaya.
“Jadi Bitcoin harganya USD10 ribu di bursa AS, tapi USD11 ribu di bursa Jepang. Kamu ambil USD10 juta dan kamu beli di harga USD10 ribu, lalu kamu jual di harga USD11 ribu. Kamu mendapatkan USD1 juta dan kami bisa melakukannya dengan setiap hari kerja,” ucapnya.
Dari ide sederhana tersebut, Sam berhasil mengumpulkan USD20 juta dan ini baru awal.