Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Tahu Tempe Bakal Naik, Emak-Emak Sabar Ya!

Advenia Elisabeth , Jurnalis-Jum'at, 11 Februari 2022 |17:42 WIB
Harga Tahu Tempe Bakal Naik, Emak-Emak Sabar Ya!
Harga Tahu dan Tempe Bakal Naik (Foto: iNews)
A
A
A

JAKARTA - Kenaikan harga pangan akan terus terjadi, setelah telur, cabai dan minyak goreng, kini harga tahu tempe bakal naik.

Harga tahu dan tempe naik seiring naiknya harga kedelai impor di dalam negeri. Meski demikian, Kemendag memastikan stok kedelai untuk perajin tahu dan tempe tetap tercukupi.

Berdasarkan data yang dilaporkan Kemendag, harga kedelai pada minggu pertama Februari 2022, mencapai USD15,77 per bushel atau berkisar di 11.240 per kg.

"Kalau kita bicara di tingkat importir di dalam negeri dan hal ini diperkirakan akan terus mengalami kenaikan, dan menurut informasi yang diterima, kenaikan ini bisa sampai hingga bulan Mei yang diperkirakan harganya mencapai di USD 15,79 per bushel, selanjutnya baru akan turun pada bulan Juli," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan dalam konferensi pers, Jumat (11/2/2022).

Baca Juga: Stok Kedelai Aman 2 Bulan, Tahu dan Tempe Tak Langka

 

Meski bulan Juli mengalami penurunan harga, Oke memperkirakan turunnya hanya sedikit, yakni USD15,74 per bushel ditingkat importirnya.

Adapun pengaruh dari kenaikan harga kedelai dunia ini akan memecut harga kedelai di dalam negeri di tingkat pengrajin tahu tempe.

"Saya ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa kenaikan harga kedelai dunia ini berdampak pada kenaikan harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe. Dan hal ini akan mempengaruhi ujungnya yaitu harga produk turunan dari kedelai terutama yang paling penting di sini adalah tempe dan tahu," kata Oke.

Untuk saat ini harga kedelai saat ini ditingkat pengrajin sudah berada di kisaran Rp10.800-Rp11.000 per kilogram.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement